Breaking News:

Liga 1

Kepastian Liga 1 dan Liga 2 Bukan di Tangan PT LIB

PT LIB mengatakan, kepastian bergulirnya Liga 1 bukan di pihaknya. Karena itu LIB akan bersua pihak kepolisian untuk memastikan kompetisi

Tribunnews/Abdul Majid
Kepastian Liga 1 dan 2 - Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat ditemui di Kantor PT LIB, Sudirman, Jakarta, Selasa (10/11/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 sepakbola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) berupaya agar bisa menghelat kompetisi pada Februari mendatang seperti keputusan PSSI sebelumnya.

Februari menjadi waktu yang tepat mengingat November, Desember dan Januari telah dilihat tak memungkinkan untuk kepolisian mengeluarkan izin keramaian.

Baca juga: Dirut PT LIB Beberkan Format Liga 1 Tahun Depan: Bakal Berhenti Saat Piala Dunia U-20 Bergulir

Untuk itu, demi mendapatkan kepastian, PT LIB kini kembali mengagendakan audiensi dengan pihak Kepolisian guna mengeluarkan izin pada Februari mendatang.

“Liga ini kan sulit dijawab karena kepastian ini bukan dari kami tapi dari kepolisian. Kami pendekatan lagi ke otoritas keamanan lagi. Kami sudah membuat draf surat, besok dikirim ke kepolisian,” kata Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita saat ditemui di Kantor PT LIB, Sudirman, Jakarta, Selasa (11/11/2020) malam.

Baca juga: Curhat Dirut PT LIB Soal Pengelolaan Liga 1: Angkat Bendera Putih Jika Kompetisi Tak Jalan Selamanya

“Ada beberapa, tidak hanya ke Polisi. Tapi kami mau audiensi lagi dan cerita perkembangan liga mau jalan Februari,” sambungnya.

Dalam hal ini, PT LIB sebagai operator kompetisi tak hanya mengurusi soal perizinan dengan kepolisian.

Hadian mengatakan pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan para sponsor yang juga terdampak dengan adanya penundaan kompetisi ini.

Baca juga: Surat Tak Direspons, Persebaya Layangkan Kritik Pedas Buat PSSI dan PT LIB: Komunikasi Buruk!

“Jadi kami harus pendekatan lagi ke semua sektor termasuk ke sponsor juga, ngobrol lagi. Minggu ini atau pekan depan akan ada addendum lagi. Ini kerja berat seperti memulai bisnis dari nol lagi,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam surat PT LIB yang telah disebar ke klub-klub Liga 1 telah dijelaskan poin-poin terkait penyampain status kompetisi Liga 1 tahun depan.

Komunikasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat surat izin penyelenggaraan pada tahun depan jadi salah satunya.

Selain itu jika telah mendapatkan izin, kompetisi akan dihelat pada Februari – Juli 2021 dan PT LIB menjanjikan bakal memberi subsidi Rp 800 juta per bulannya saat kompetisi berjalan.

Sementara bulan Oktober hingga Januari 2021, klub-klub tetap diberikan subsidi sebesar 25% dari kontribusi Rp 800 juta per bulannya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved