Breaking News:

Liga Inggris

Start Gemilang Chelsea Terancam Buyar, Thomas Tuchel Khawatirkan Efek Jeda Internasional

Jeda internasional membuat Thomas Tuchel was-was momentum bagus Chelsea di Liga Inggris musnah.

NEIL HALL / POOL / AFP
Jeda internasional membuat Thomas Tuchel was-was momentum bagus Chelsea di Liga Inggris musnah - Pelatih kepala Chelsea Jerman Thomas Tuchel memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Southampton dan Chelsea di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 20 Februari 2021. NEIL HALL / POOL / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Jeda internasional yang semakin dekat membuat Thomas Tuchel khawatir Chelsea akan merasakan dampak negatifnya.

Induk sepak bola dunia (FIFA) menjadwalkan periode 22 Maret hingga 1 April sebagai kesempatan Tim Nasional untuk unjuk kebolehan di berbagai ajang.

Beberapa pemain Chelsea pun dipastikan ambil bagian dalam laga internasional itu.

Baca juga: Liga Inggris: Misi Chelsea Hancurkan Duo Tim Merseyside, Everton jadi Target Selanjutnya

Baca juga: Alasan Tammy Abraham Tak Jaminan jadi Striker Andalan Chelsea Asuhan Thomas Tuchel

Dikutip dari Football London, setidaknya ada dua nama punggawa The Blues yang berpotensi besar pentas bersama Timnas masing-masing.

Thiago Silva dan Edouard Mendy menjadi punggawa yang mendapat sorotan paling besar.

Hal itu disebabkan keduanya bakal mengunjungi negara yang masuk daftar zona merah dari pemerintah Inggris.

Negara asal Thiago Silva dan Mendy, yaitu Brasil dan Republik Demokratik Congo diketahui masuk dalam daftar zona merah pemerintah Negeri Ratu Elizabeth.

Artinya, kedua pemain harus menjalani setidaknya masa karantina 10 hari sesampainya mereka di tanah Inggris dari negara masing-masing.

Baca juga: Kelar Urusi Timo Werner, Kai Havertz jadi Proyek Terbaru Thomas Tuchel di Chelsea

Pelatih Thomas Tuchel pun akhirnya turut bersuara tentang kemungkinan tersebut.

Pria berusia 47 tahun itu khawatir segala ketentuan karantina bakal menghambat laju Chelsea di Liga Inggris.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved