Breaking News:

Liga Europa

AC Milan vs Man United: Presiden Milanisti Indonesia Berharap Ibrahimovic Jadi Pembeda

dari empat laga kandang terakhir, Milan belum pernah meraih kemenangan. Bahkan terakhir mereka dikalahkan Napoli, 0-1.

MIGUEL MEDINA / AFP
Penyerang Swedia AC Milan Zlatan Ibrahimovic melakukan selebrasi setelah membuka skor pada pertandingan sepak bola seri A Italia AC Milan vs Crotone pada 7 Februari 2021 di stadion San Siro di Milan. MIGUEL MEDINA / AFP 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAAC Milan giliran menjamu Manchester United pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa di Stadion San Siro, Jumat (19/3/2021) dini hari.

Pada pertemuan sebelumnya di Old Trafford, I Rossoneri sukses menahan imbang MU, 1-1. Hasil itu pun jadi keuntungan Milan saat bermain di kandangnya.

Presiden Milanisti Indonesia, Rival mengatakan peluang Milan untuk lolos masih sangat besar. Akan tetapi, ia mengkhawatirkan dengan catatan buruk Milan saat tampil di kandang.

Baca juga: AC Milan Keok dari Spezia, Capello: Liga Italia Musim Ini Selesai, Inter Milan Juara Serie A

Pasalnya dari empat laga kandang terakhir, Milan belum pernah meraih kemenangan. Bahkan terakhir mereka dikalahkan Napoli, 0-1.

“Kalau lihat laga besok, yang ditakuti Milanisti ya sebenarnya bukan dari taktikal tapi lebih ke mental, main di kandang,” kata Rival saat dihubungi Tribunnews, Rabu (17/3/2021)

“Tidak tahu kenapa Milan terakhir-terakhir setelah putaran kedua ini main di kandang jadi jelek banget. Nah ini kan jadi sia-sia kalau di leg pertama Milan bisa seri (1-1) tapi kalau di kandang sendiri mainnya jeblok, ya sama saja hasilnya, bukan jadi keuntungan juga,” terangnya.

Baca juga: Rencana Transfer Man United, Erling Haaland Prioritas, Solskjaer Incar Bek, Gelandang, dan Winger

Rival menilai keadaan Milan yang tak konsisten seperti ini lantaran kondisi para pemainnya yang tidak lengkap atau skuat kurang dalam.

Terlebih anak asuh Stefano Pioli itu harus menjalani padatnya pertandingan baik di Serie A, Coppa Italia dan Liga Europa.

“Kalau bicara penyebabnya kita melihatnya karena skuatnya terlalu dangkal ya, sedangkan Milan berkompetisi di tiga ajang; Serie A, Coppa dan di Liga Europa ini dan waktunya Cuma jeda tiga hari,” kata Rival.

Baca juga: Legenda Arsenal Bilang Erling Haaland yang Moncer Mirip Mesin Gol Man United 20 Tahun Silam

Halaman
12
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved