Soccer Star
Profil Jens Petter Hauge, Dalang Utama Penyelamat AC Milan dari Kekalahan di San Siro
Sosok Jens Petter Hauge secara heroik layak disebut sebagai penyelamat AC Milan dari kekalahan melawan Sampdoria di Stadion San Siro, Sabtu (3/4/2021)
Penulis:
Dwi Setiawan
Editor:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Sosok Jens Petter Hauge secara heroik layak disebut sebagai penyelamat AC Milan dari kekalahan melawan Sampdoria di Stadion San Siro, Sabtu (3/4/2021) tadi malam.
Pemain asal Norwegia itu mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit krusial kala jumpa Sampdoria.
Gol yang dicetak Hauge tepatnya pada menit 87 mampu menghindarkan AC Milan dari kekalahan.
AC Milan pun berhak meraih satu angka dalam laga tersebut setelah skor berakhir dengan kedudukan 1-1.
Hauge layak disebut sebagai pahlawan mengingat ia baru masuk lapangan pada menit 74.
Baca juga: Penderitaan AC Milan Berlanjut, Ancaman Hampa Gelar & Sirnanya Keangkeran Markas Rossoneri
Baca juga: AC Milan Kehabisan Bensin, Asa Rossoneri Menangkan Scudetto Tinggal Sebatas Mimpi Saja
Baca juga: Juventus Kirim Sinyal Menyerah, Misi Conte Bawa Inter Milan Rebut Scudetto Makin Mulus
Kehadiran Hauge setidaknya mampu menambah daya ledak serangan AC Milan dalam mencari gol penyama kedudukan.
Hingga pada akhirnya sang pemain bisa menjawab kepercayaan pelatih dengan torehan satu gol dalam laga tersebut.
Lantas siapakah sosok Jens Petter Hauge yang baru saja menyelamatkan AC Milan dari kekalahan dalam laga melawan Sampdoria.
Berbicara sosok Hauge, ia dilahirkan di Bodo, Norwegia, 12 Oktober 1999 silam.
Posisi utama bermainnya adalah winger kiri, ia merupakan tipikal bermain cepat dan lugas di sisi sayap.
Hauge juga bisa menjalankan peran sama baiknya ketika ditempatkan pada posisi winger kanan maupun penyerang tengah.
Berbagai kelebihan posisi yang ditempati oleh Hauge tersebut membuat AC Milan semakin kaya akan opsi serangan.
Hal ini dikarenakan AC Milan sudah mempunyai deretan pemain berkelas seperti Zlatan Ibrahimovic, Mario Mandzukic, Ante Rebic, Rafael Leao sebagai pemain bertipikal menyerang.
Hauge sendiri memang merupakan binaan asli akademi Bodo/Glimt, dimana ia masuk tepatnya pada tahun 2016 alias empat tahun silam.
Baca juga: HASIL LIGA ITALIA: Inter Milan Curi 3 Poin dari Bologna, Lukaku Bawa Nerazzurri Unbeaten 9 Laga
Selama memperkuat Bodo/Glimt, Hauge telah berhasil melakoni pertandingan kompetitif sebanyak 117 laga.