Breaking News:

Liga Italia

Gaya Main Inter Milan Dicap Kuno, Liga Italia Malah Jadi Mainan Baru Nerazzurri

Inter Milan tak jarang mendapat kritik lantaran pola permainannya yang dianggap kuno. Kini, Nerazzurri malah mendominasi Liga Italia.

Marco BERTORELLO / AFP
Penyerang Belgia Inter Milan Romelu Lukaku (Depan) dan rekan satu timnya bersatu setelah ia membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Torino vs Inter Milan pada 14 Maret 2021 di stadion Olimpiade di Turin - Inter Milan tak jarang mendapat kritik lantaran pola permainannya yang dianggap kuno. Kini, Nerazzurri malah mendominasi Liga Italia. 

TRIBUNNEWS.COM - Penampilan impresif Inter Milan di paruh kedua Liga Italia, rupanya tak melunturkan kritik yang mendera Nerazzurri.

Inter Milan masih dianggap menerapkan taktik kuno yang kurang menarik untuk ditonton di era sepak bola modern.

Strategi yang dipilih pelatih Antonio Conte untuk Inter Milan nyatanya masih bertaji membawa kejayaan.

Pemain depan Inter Milan dari Chili Alexis Sanchez (kanan) merayakan kemenangan dengan gelandang Kroasia Inter Milan Ivan Perisic (2ndL), pemain depan Inter Milan dari Belgia Romelu Lukaku (kiri) dan gelandang Inter Milan Kroasia Ivan Perisic setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs Inter Milan pada 04 Maret 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma.
MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Inter Milan dari Chili Alexis Sanchez (kanan) merayakan kemenangan dengan gelandang Kroasia Inter Milan Ivan Perisic (2ndL), pemain depan Inter Milan dari Belgia Romelu Lukaku (kiri) dan gelandang Inter Milan Kroasia Ivan Perisic setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma vs Inter Milan pada 04 Maret 2021 di stadion Ennio-Tardini di Parma. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: Kepingan Tim Inter Milan Belum Sempurna, Trofi Liga Champions Sulit Diamankan

Baca juga: Inter Milan Makin Dekat ke Gelar Scudetto, Antonio Conte Punya Cara Unik Luapkan Emosi

Setidaknya, hingga pekan ke-30 Liga Italia, Nerazzurri unggul jauh dari kontestan lain.

Romelu Lukaku dkk menapaki keunggulan 11 poin dari rival sekota sekaligus terdekat mereka di klasemen, AC Milan.

Pendekatan klasik Antonio Conte itu rupanya mendapat pembelaan dari legenda hidup Inter Milan, Walter Zenga.

Walter Zenga tak setuju jika taktik yang diterapkan Conte adalah kuno dan kurang update.

Baca juga: Inter Milan Lupa Cara Kalah, Nerazzurri Mulai Terbiasa Lihat Tim Lain Merana

Sang legenda memandang efektifitas permainan menjadi hal terpenting untuk diperhatikan dari suatu strategi.

Conte dapat menerapkan dan menekankan kepada para pemainnya apa yang perlu mereka lakukan jika menghadapi situasi tertentu.

Hal-hal teknis semacam itu juga memiliki peran krusial untuk mendukung keberhasilan strategi yang dipilih seorang pelatih.

Halaman
12
Penulis: guruh putra tama
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved