Liga Champions

PSG Libas Bayern Muenchen, Real Madrid Satu-satunya Juara Liga Champions Back-to-Back

Sebelumnya, memenangi trofi back-to-back di pentas ini seperti sebuah kutukan yang amat sukar diputus.

GABRIEL BOUYS / AFP
Penjaga gawang Belgia Real Madrid Thibaut Courtois, bek Real Madrid Marcelo, bek Prancis Real Madrid Ferland Mendy, bek Real Madrid Eder Militao, gelandang Real Madrid Casemiro, penyerang Prancis Real Madrid Karim Benzema, (kiri) Spanyol Real Madrid penyerang Lucas Vazquez, gelandang Real Madrid Spanyol Isco, bek Spanyol Real Madrid Nacho Fernandez, gelandang Spanyol Real Madrid Marco Asensio dan gelandang Kroasia Real Madrid Luka Modric berpose untuk foto grup sebelum pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan SD Eibar di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas di pinggiran Madrid pada 3 April 2021. GABRIEL BOUYS / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Bayern Muenchen didepak Paris Saint-Germain, sehingga menjadikan Real Madrid satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champions.

Bayern Muenchen harus mengubur asa mempertahankan status kampiun Liga Champions musim lalu.

Baca juga: Gabungnya Sergio Aguero akan Selesaikan Dua Masalah Besar di Barcelona, Termasuk Soal Lionel Messi

Di edisi kali ini, Die Roten rontok pada babak 8 besar di tangan musuh yang mereka kalahkan di final 2019-2020, Paris Saint-Germain.

Kekalahan 2-3 di Munich pada leg pertama terlalu terjal untuk dilewati Bayern.

Dalam perjumpaan kedua di Paris, Selasa (13/4/2021), anak asuh Hansi Flick hanya menang 1-0 melalui lesakan tunggal Eric Maxim Choupo-Moting.

Baca juga: Hitung-hitungan Inter Milan Bisa Juara Liga Italia Sebelum Duel Lawan Juventus, Cuma 13 Poin Lagi

Hasil itu tak cukup membayar kekalahan di leg pertama karena PSG unggul agresivitas tandang.

Kesuksesan Paris menyingkirkan Bayern seharusnya membuat Real Madrid berterima kasih kepada mereka.

Soalnya, hasil tersebut membuat Real Madrid sah menjadi satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar juara.

Rekor itu berlaku sejak era Liga Champions dimulai pada 1992-1993.

Sebelumnya, memenangi trofi back-to-back di pentas ini seperti sebuah kutukan yang amat sukar diputus.

PSG menyingkirkan Bayern Muenchen di perempat final Liga Champions 2020-2021, Selasa (13/4/2021).
TWITTER @CHAMPIONSLEAGUE
PSG menyingkirkan Bayern Muenchen di perempat final Liga Champions 2020-2021, Selasa (13/4/2021).

Sampai akhirnya kutukan seperempat abad itu dipatahkan Real Madrid pada 2017.

Sergio Ramos dkk langgeng mempertahankan mahkota juara Liga Champions 2015-2016 bahkan hingga dua musim berikutnya.

Baca Juga: PSG Lolos ke Semifinal, Mbappe-Neymar-Di Maria Genius karena Satu Hal

Ya, Real Madrid mengukir hattrick gelar tanpa putus antara musim 2015-2016 sampai 2017-2018.

Pada final tahun 2016, Los Blancos mengalahkan Atletico Madrid via adu penalti setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga extra time.

Setahun kemudian, Juventus dibantai El Real 1-4 yang menjadi momen pemutus kutukan juara bertahan.

Tren juara dilengkapi pada 2018 ketika Real Madrid membungkam Liverpool 3-1.

Los Blancos pun menjadi spesimen langka karena dalam 28 musim pergelaran Liga Champions era modern, hanya dua kali gelar berhasil dipertahankan.

Dengan kata lain, kemungkinannya cuma sebesar 7 persen atau satu berbanding empat belas!

Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
14
12
1
1
33
11
22
37
2
Manchester City
14
10
2
2
40
14
26
32
3
Newcastle
15
8
6
1
29
11
18
30
4
Tottenham
15
9
2
4
31
21
10
29
5
Manchester United
14
8
2
4
20
20
0
26
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved