Keputusan PSSI dan Operator Kompetisi Soal Degradasi Harus Dihormati kata Rudi Maesyal
Wacana kompetisi sepak Indonesia tanpa degradasi sedang hangat diperbincangkan di tanah air.
Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Wacana kompetisi sepak Indonesia tanpa degradasi sedang hangat diperbincangkan di tanah air.
Wacana tanpa degradasi diyakini banyak pihak sebagai kemunduran Sepakbola Indonesia.
Namun, di satu sisi, wacana ini muncul karena faktor pandemi Covid-19 yang belum mereda dan membuat banyak klub-klub sepak bola Indonesia merana.
Legenda Persita Tangerang, Rudi Maesyal pun ikut memberikan pandangannya perihal isu hangat kompetisi saat ini.
Ia menyoroti hal terpenting lainnya yang tidak boleh dikesampingkan.
"Apapun keputusan PSSI dan operator liga nantinya ada baiknya dihormati. Terpenting, bagaimana kompetisi bisa berjalan dulu. Terlepas apakah ada degradasi atau tidak, tentunya liganya dulu yang harus bergulir dan ada izin dari kepolisian," tuturnya gelandang Persita Old Stars ini kepada Warta Kota baru-baru ini.
Rudi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang ini menjelaskan fokus mendapatkan izin dan menjalankan liga dengan protokol kesehatan ketatlah yang menjadi tujuan utama saat ini.
Maestro Persita Old Star ini sendiri memahami kesulitan moril klub-klub bisa muncul di tengah himpitan wabah Covid-19 ini.
Bagaimana dampak tanpa penonton yang akan berpengaruh ke moril pemain, khususnya saat menjadi tuan rumah.
"Banyak hal berubah. Harapannya ya supaya bergulir dulu," tambahnya.
Ia menyebut prestasi tidak akan muncul jika liga tidak berjalan.
"Kompetisi itu kan untuk mencari pemain-pemain terbaik. Namun, jika kompetisi tidak berjalan? Sulit mendapatkan yang terbaik. Soal degradasi atau tidak, terpenting izin kompetisi dulu. Nanti apapun keputusannya dihormati," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rudi-maesyal.jpg)