Breaking News:

Liga Italia

Bukan Cristiano Ronaldo, Penyebab Keterpurukan Juventus Akibat Kualitas Permainan yang Jelek

Alessandro Costacurta menyebut musim sulit yang dialami oleh Juventus bukan semata karena Cristiano Ronaldo, melainkan mutu permainan yang jelek.

Marco BERTORELLO / AFP
Penyerang Portugal Juventus Cristiano Ronaldo (tengah) menantang bek Italia Torino Armando Izzo (kiri) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Torino vs Juventus pada 3 April 2021 di stadion Olimpiade di Turin. Marco BERTORELLO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Menukiknya performa Juventus di gelaran Liga Italia musim 2020/2021 membuat sosok Cristiano Ronaldo banyak menuai cibiran.

Cristiano Ronaldo dijadikan kambing hitam oleh sejumlah kalangan akibat keterpurukan yang dialami Juventus.

Terlebih lagi, dua fakta menyakitkan tidak bisa dikesampingkan dari hasil buruk yang dibukukan oleh klub Liga Italia asal Turin ini.

Pertama, Bianconeri gagal mempertahankan gelar Scudetto Serie A.

Padahal trofi bergengsi itu sudah 'ngandang' di lemari juara Juventus dalam sembilan musim beruntun.

Baca juga: SKENARIO AC Milan, Napoli & Juventus ke Liga Champions, Siapa yang Terdampar di Liga Malam Jumat?

Baca juga: MotoGP Italia 2021 - Balapan di Sirkuit Mugello Serasa Final Liga Champions bagi Valentino Rossi

Pemain depan Juventus asal Portugal, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Napoli pada 7 April 2021 di stadion Juventus di Turin.
Marco BERTORELLO / AFP
Pemain depan Juventus asal Portugal, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi setelah membuka skor pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Napoli pada 7 April 2021 di stadion Juventus di Turin. Marco BERTORELLO / AFP (Marco BERTORELLO / AFP)

Namun sayang, ketika Juventus akan menggenapinya menjadi 10 kali beruntun, gelar juara Liga Italia diserobot oleh Inter Milan.

Apes, gagalnya Bianconeri di Liga Italia juga terjadi di kompetisi elite benua biru, Liga Champions.

Perjuangan Cristiano Ronaldo dkk terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan oleh FC Porto.

Kehilangan dua trofi prestis membuat banyak suara sumbang terus dialamatkan kepada klub sekota Torino itu.

Mulai dari pemecatan Andrea Pirlo hingga sosok Cristiano Ronaldo yang dicap bermain setengah hati.

Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved