Timnas Indonesia
Generasi Baru Skuat Timnas indonesia Era Shin Tae-yong, Mampukah Pemain Muda Bicara di Level Senior?
Ulasan generasi baru skuat Timnas Indonesia era Shin Tae-yong dengan rotasi pemain muda dalam tim dipadu dengan pemain senior.
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Shin Tae-yong hanya menyisakan Evan Dimas yang menjadi satu dari sedikit pemain senior yang dipertahankan.
Namun, walaupun mendatangkan nama-nama baru, kualitas dan kemampuan yang dimiliki oleh mereka tak diragukan lagi.
Mendatangkan pemain muda dan juga nama-nama baru merupakan perjudian tersendiri untuk Shin Tae-yong.
Sebab seperti sesuatu yang tak pasti tetapi, ia harus berani memberikan yang terbaik agar memperoleh hasil terbaik.
Shin juga hingga saat ini terus mengembleng para pemain agar mereka bisa unjuk gigi nantinya.
Generasi Baru
Bukan hanya untuk negaranya, Korea Selatan, Shin Tae-yong juga menerapkan hal yang sama setelah mengemban status juru taktik timnas Indonesia.
Shin Tae-yong memilih fokus mengembangkan para pemain muda dari pada hanya berkutat dengan pemain-pemain lama.
Ia dan staf pelatih sibuk mencari pemain-pemain muda yang berbakat untuk menciptakan regenerasi baru di tubuh sepak bola Indonesia.
Perubahan dan gebrakan terlihat sejak awal tahun 2020 yang mana dalam TC timnas U-19 Indonesia di Thailand banyak pemain baru yang dibawanya.
Shin Tae-yong telah mengobrak-abrik skuad timnas U-19 Indonesia dengan menghadirkan pemain-pemain baru yang tak kalah berbakat dari yang sebelumnya.
Bahkan, ia berhasil menciptakan banyak pemain hebat lewat program-program yang ia lakukan selama ini.
Para pemain muda yang seakan terlahir kembali di tangan Shin Tae-yong, saat ini sedang mencuri perhatian publik.
Sebut saja Pratama Arhan yang terkenal dengan lemparan jarak jauhnya, atau Saddam Gaffar yang punya insting gol yang apik, hingga Rizky Ridho, bek muda yang takut bersaing dengan para seniornya.
Mereka selama ini hanya diketahui memperkuat timnas U-19, tetapi di tangan Shin, mereka mulai menunjukkan taringnya.