Euro 2020
Inggris Belum Pernah Juara Eropa, Ini Daftar 4 Tim Berpengalaman Juara dan 4 Tim Tak Pernah Juara
Dari delapan tim yang lolos babak perempat final EURO 2020, ada 4 tim yang berpengalaman jadi juara dan 4 tim yang tidak punya pengalaman juara.
Penulis:
Muhammad Barir
Swiss
(Babak 16 Besar 2016)
Ukraina
(Fase Grup 2012, 2016)
Empat Tim Kuda Hitam Siap Menggigit
EMPAT tim Kuda Hitam berhasil lolos Perempat Final Euro 2020. Setelah mereka berhasil menghadirkan kejutan-kejutan pada babak 16 Besar.
Tim-tim yang kurang diunggulkan dan dijuluki kuda hitam berhasil unjuk gigi dan tampil lebih menggigit. Mereka bermain tanpa kenal rasa takut saat mereka berhasil menyingkirkan tim-tim raksasa.
Hingga babak Perempat final, ada empat tim yang berstatus underdog atau kuda hitam.
Empat tim non-unggulan atau tim underdog yang berhasil lolos babak perempat final adalah Swiss, Republik Ceko, Denmark, dan Ukraina.
Sedangkan empat tim unggulan yang masih bertahan sampai babak perempat final adalah Italia, Belgia, Spanyol, dan Inggris.
Di antara kejutan yang paling fenomenal terjadi di babak 16 Besar adalah tersingkirnya juara dunia, Prancis. Kejutan yang dibuat oleh Swiss yang berhasil menaklukkan juara Piala Dunia 2018 itu lewat adu penalti.
Tim yang memiliki julukan "A-Team" itu tampil penuh percaya diri dalam laga penuh drama saat menyingkirkan Prancis pada babak 16 besar. Sempat tertinggal 1-3 namun berhasil membuat skor 3-3 hingga memenangkan duel dalam drama adu penalti.
Dalam duel penalti itu, kiper mereka Yann Sommer menjadi pahlawan kemenangan setelah berhasil menepis tendangan Kylian Mbappe sebagai penendang terakhir di tim Prancis. Les Bleus pun tersingkir dalam laga yang digelar di Bukarest.
Pada awal laga, pertahanan tiga pemain yang dipasang Didier Deschamps ditembus oleh Haris Seferovic. Dia menanduk bola sundulan yang mengarah ke sisi kiri gawang Hugo Lloris. Gol itu bertahan hingga babak pertama usai.
Masuknya Kingsley Coman saat istirahat memicu perubahan performa untuk Les Bleus. Lloris mengubah momentum saat dia dengan brilian dia menyelamatkan gawang dari sepakan penalti Ricardo Rodríguez setelah pelanggaran Benjamin Pavard terhadap Steven Zuber, dan Prancis mengambil keuntungan penuh.