Copa America 2021
Kaki Berdarah, Lionel Messi Berperan dalam 9 dari 11 Gol yang Bawa Argentina ke Final Copa America
Dengan kaki berdarah-darah, Messi berkontribusi pada sembilan dari 11 gol yang dicetak Argentina dalam Copa America 2021.
TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan Argentina menembus final Copa America 2021 dilalui secara dramatis.
Argentina mengatasi perlawanan Kolombia hingga babak adu penalti pada laga semifinal Copa America 2021 di Estadio Nacional de Brasilia, Rabu (7/7/2021) pagi WIB.
Dalam pertandingan itu, kiper Argentina Emiliano Martinez tampil gemilang dalam adu penalti seusai melakukan 3 kali penyelamatan.
Sang Kapten, Lionel Messi tak kalah berkorban.
Kaki kiri Lionel Messi tampak sampai berdarah-darah karena tekel keras lawan dalam pertandingan itu.
Baca juga: Situasi Perpanjangan Kontrak Lionel Messi Makin Darurat di Barcelona, Pemain Lain Tolak Rencana Ini
Argentina melaju ke final dengan kontribusi luar biasa dari Messi.
Messi berkontribusi pada sembilan dari 11 gol yang dicetak Argentina dalam Copa America 2021.
Empat gol dicetak langsung Lionel Messi, sementara lima lainnya berupa assist terhadap rekannya.
Mereka hanya memegang penguasaan bola sebesar 48 persen.
Dari segi peluang, Argentina melakukan 13 tembakan dengan 4 mengarah ke gawang.
Baca juga: Situasi Perpanjangan Kontrak Lionel Messi Makin Darurat di Barcelona, Pemain Lain Tolak Rencana Ini
Jalannya pertandingan
Timnas Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang sejak babak pertama dimulai.
Laga baru berjalan tiga menit, Argentina sudah mendapat kesempatan emas untuk mencetak gol.
Berawal dari aksi Lionel Messi yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, dia kemudian mengirim umpan tajam kepada Nicolas Gonzalez.
Sayang, Gonzalez gagal mengonversikan umpan itu menjadi gol setelah sundulannya sedikit melenceng ke sisi kanan gawang Kolombia.
Gol yang dinantikan Argentina tercipta pada menit ke-7.
Lautaro Martinez sukses memaksimalkan umpan pendek Lionel Messi di dalam kotak penalti dengan sepakan mendatar kaki kanan yang tak mampu dijangkau oleh kiper Kolombia, David Ospina.
Pada menit ke-37, Kolombia nyaris menyamakan skor.
Baca juga: Persipura Depak Boaz Solossa, Ini Kronologi Tindak Indisipliner Si Pemain
Memaksimalkan umpan sepak pojok Juan Cuadrado, Yerry Mina melakukan tandukan di dalam kotak penalti.
Namun, bola hasil sundulannya masih membentur mistar gawang.
Enam menit berselang, giliran Argentina yang hampir menambah golnya lewat skema sepak pojok.
Baca juga: Boaz Solossa yang Melegenda Dianggap Bak Menampar Muka Persipura
Gonzalez menyambar operan corner-kick Messi dengan sundulan, tetapi Ospina mampu dengan sigap menepis bola.
Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Argentina.
Usai turun minum, Kolombia langsung melakukan tekanan ke area pertahanan Argentina.
Peluang pertama Kolombia di babak kedua datang dari Luis Diaz yang melepaskan sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti pada menit ke-47.
Semenit berselang, Frank Fabra melakukan tekel keras ke arah kaki kiri Messi yang menyebabkan peraih Ballon d'Or 6 kali itu meringis kesakitan.
Messi pun sempat mendapat perawatan selama beberapa menit.
Saat kembali bangkit, kaki kiri Messi terlihat berdarah.
Pada menit ke-61, Kolombia berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi inidivdu Luis Dias yang menusuk masuk ke dalam kotak penalti.
Dias kemudian mengakhiri aksinya itu dengan mencungkil bola menggunakan kaki kanannya yang tak mampu dihalau oleh Martinez.
Pada menit ke-80, Messi, yang menerima umpan terukur dari Angel Di Maria melakukan tembakan kaki kiri di dalam kotak penalti.
Baca juga: Italia Calon Juara, Dahsyatnya Kualitas Lini Tengah Azzurri
Akan tetapi, bola hasil tembakannya masih membentur tiang gawang sebelah kanan.
Skor 1-1 di waktu normal menyebabkan laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Juan Cuadrado yang menjadi eksekutor penalti pertama Kolombia berhasil melakukan tugasnya dengan sempurna.
Messi yang mengambil tendangan pertama untuk Argentina juga berhasil menjebol gawang Kolombia dengan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang.
Sementara itu, penendang kedua dari masing-masing tim gagal melakukan tugasnya.
Penendang penalti ketiga Kolombia, Yerry Mina, gagal melakukan tugasnya setelah tembakannya yang mengarah kanan gawang ditepis oleh Emiliano Martinez.
Adapun eksekutor ketiga Argentina Leandro Paredes berhasil memasukkan bola.
Penendang penalti keempat Kolombia, Miguel Borja sukses melaksanakan tugasnya.
Namun, Lautaro Martinez juga sukses mengeksekusi penalti.
Emiliano Martinez memastikan kemenangan Argentina usai menggagalkan penalti Edwin Cardona.
Argentina menang adu penalti 3-2 untuk menantang Brasil pada final di Rio de Janeiro, 10 Juli mendatang.
Argentina 1-1 Kolombia (Lautaro Martinez 7'; Luis Dias 61'- adu penalti 3-2)
Susunan pemain Argentina vs Kolombia:
Argentina (4-3-3): 23-Emiliano Martinez; 26-Nathuel Molina (4-Gonzalo Montiel 46'), 6-German Pezzella, 19-Nicolas Otamendi, 3-Nicolas Tagliafico; 7-Rodrigo De Paul, 18-Guido Rodriguez, 20-Giovani Lo Celso (5-Leandro Paredes 56'); 10-Lionel Messi, 22-Lautaro Martinez, 15-Nicolas Gonzalez
Pelatih: Lionel Scaloni
Kolombia (4-4-2): 1-David Ospina; 6-William Tesillo (26-Frank Fabra 46'), 23-Davinson Sanchez, 13-Yerry Mina, 16-Daniel Munoz; 14-Luis Diaz, 8-Gustavo Cuellar (28-Yimmi Chara 46'), 5-Wilmar Barrios, 11-Juan Cuadrado; 7-Duvan Zapata, 18-Rafael Santos Borre (10-Edwin Cardona 46')
Pelatih: Reinaldo Rueda
Wasit: Jesus Valenzuela (Venezuela)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/para-pemain-argentina-melakukan-selebrasi-usai-pertandingan-semifinal-lawan-kolombia.jpg)