Liga Italia
Efek Perpisahan Conte dengan Inter Milan jadi Kenyataan, Lukaku Hengkang & Scudetto Melayang
Mimpi buruk Inter Milan jadi kenyataan, efek perpisahan dengan Antonio Conte membawa Nerazzurri jatuh dengan adanya eksodus pemain bintang.
Penulis:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEEWS.COM - Efek yang ditakutkan akan perpisahan Inter Milan dengan Antonio Conte mulai menjadi kenyataan.
Perlahan tapi pasti, eksodus pemain bintang Inter Milan pada bursa transfer musim panas kali ini benar-benar terjadi.
Jika situasi ini terus berlanjut, maka diprediksi kuat raihan Scudetto Liga Italia Inter Milan di musim lalu bakal melayang.
Baca juga: Plus Minus Kekalahan AC Milan Lawan Valencia - Kessie Punya Deputi, Nasib Tak Mujur Lord Krunic
Baca juga: Loyalitas Piero Ausilio untuk Inter Milan, Mimpi Raih Scudetto hingga Tolak AS Roma dan Juventus

Sebagaimana yang diketahui, Inter Milan dengan Antonio Conte bersepakat menyudahi jalinan kerjasama lebih dini dari yang tertera di kontrak.
Perbedaan visi dan pendapat ditengarai mengapa Inter Milan dan Antonio Conte berpisah.
Sebaga gantinya, Nerazzurri menunjuk Allenatore baru, Simone Inzaghi yang tak lain adalah bekas juru taktik Lazio.
Setelah beberapa bulan perpisahan Conte, apa yang diprediksi sejak awal akhirnya terjadi.
Eksodus pemain bintang menjadi situasi awal yang akan dialami oleh Nerazzurri.
Kenyataan tersebut akhirnya terjadi, di mulai dari Achraf Hakimi yang bergabung dengan PSG.
Hakimi jelas menjadi bintang bagi Nerazzurri dalam keberhasilan tim sekota AC Milan itu merengkuh Scudetto musim lalu.
Ia memiliki andil banyak assist untuk gol-gol yang dilesakkan Romelu Lukaku.
Bahkan pamor dan kualitas permainan Hakimi memiliki potensi untuk mengancam eksistensi mantan rekan setimnya di Real Madrid yang kini membela AC Milan, Theo Hernandez.

Belum rampung dengan Hakimi, nama Romelu Lukaku santer diwartakan cabut dari publik Giuseppe Meazza.
Hengkangnya striker Timnas Belgia itu telah diprakirakan sejak Conte meninggalkan La Beneamata.
Lukaku sangat menghormati mantan pelatih Juventus tersebut. Berkat Conte lah, ketajaman Lukaku kian menjadi-jadi.