Breaking News:

Liga Champions

Barcelona vs Munchen - Blaugrana Mandul & Digdaya Die Roten, Ronald Koeman Bukan Thomas Tuchel

Ulasan kekalahan 0-3 Barcelona atas Bayern Munchen di Camp Nou dalam ajang Liga Champions tadi malam, Rabu (15/9/2021).

LLUIS GENE / AFP
Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021. 

Ronald Koeman pernah berujar, kemenangan Chelsea musim lalu adalah cerminan baginya sebagai salah satu alasan Barcelona untuk bisa membuat kekacauan musim ini di Liga Champions.

Chelsea di bawah arahan Thomas Tuchel tidak diunggulkan hingga keluar sebagai jawara.

Tapi, Tuchel memberikan penawaran yang berbeda, sentuhannya dan materi yang dimiliki Chelsea ketika mengalahkan Manchester City di final di atas rata-rata.

Kepercayaan diri dan kematangan skema permainan dari formasi Tuchel menunjukkan kualitas Chelsea dan layak menjadi juara.

Baca juga: Hasil Liga Champions - Chelsea Menang Tipis atas Zenit, Thomas Tuchel Akui Sempat Frustasi

Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021.
Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021. (LLUIS GENE / AFP)

Namun sayang, apa yang diraih dan apa yang dikerahkan Tuchel berbeda dengan Ronald Koeman bersama Barcelona.

Bayern Munchen memulai pertandingan seperti biasanya, tidak terlalu dominan dalam menyerang. Tetapi, tim asuhan Julian Nagelsmann perlahan menemukan ritmepermainan mereka untuk menghabisi Barcelona disepanjang waktu pertandingan.

Beruntung bagi Barcelona masih memiliki ter Stegen yang tampil gemilang dalam laga ini, penyelamatan mengurangi defisit kebobolan tim Catalan atas The Bavarian.

Ronald Koeman dalam situasi sulit, dia hanya bisa berdiri dengan tangan bersilang di dada di pinggir lapangan. Pelatih asal Belanda itu tidak punya banyak pilihan dalam starting line-up karena banyak pemain yang mengalami cedera.

Koeman memilih formasi 5-3-2, antisipasi nuansa Lisbon yang bakal terjadi di Camp Nou.

Baca juga: Reaksi Cristiano Ronaldo Manchester United Kalah dari Young Boys, Solskjaer Akui Timnya Ceroboh

Pada akhirnya, Koeman memainkan pemain berusia 19 atau 20-an pada laga ini yang menggantikan para pemain veteran, Alejandro Bale, Gavi, Yusuf Demir, dan Oscar Mingueza yang bergabung dengan Pedri.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved