Breaking News:

Liga Spanyol

Momen Terbaik Koeman Dipecat Barcelona dan Kandidat Pelatih Blaugrana

Masalah Barcelona, pemecatan Ronald Koeman dan waktu terbaik untuk berpisah. Kandidatnya Roberto Martinez hingga Erik Ten Hag.

LLUIS GEN / AFP
Reaksi pelatih Barcelona dari Belanda Ronald Koeman selama pertandingan sepak bola grup E putaran pertama Liga Champions antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemecatan pelatih Barcelona, Ronald Koeman kian santer diberitakan dan mencuat ke permukaan. Bukan tanpa sebab, filosofi permainan tim dan rentetan hasil minor jadi alasan mengapa sang juru taktik asal Belanda ini layak untuk dilepas dari jabatannya.

Media Spanyol menghujani Ronald Koeman setelah hasil imbang Barcelona saat menjamu Granada di Camp Nou dalam lanjutan Liga Spanyol, Selasa (21/9/2021).

Barcelona kebobola di awal pertandingan pada menit kedua oleh Domingos Duarte. Tim asuhan Ronald Koeman baru bisa membalas pada akhir waktu normal babak kedua melalui sundulan Ronald Araujo yang menerima umpan Gavi.

Marca memberi judul koran harian mereka, "Apa ini Barcelona?". Seakan mengkritik penampilan Blaugrana yang mengerikan karena kehilangan identitas permainan tim yang memanfaatkan penguasan bola.

Baca juga: Memahami Keadaan Barcelona yang Disebut Arsenal Cabang Spanyol

Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021.
Pelatih Barcelona asal Belanda Ronald Koeman menyaksikan pertandingan sepak bola babak pertama grup E Liga Champions UEFA antara Barcelona dan Bayern Munich di stadion Camp Nou di Barcelona pada 14 September 2021. (LLUIS GENE / AFP)

Sementara surat kabar yang berbasis di Catalan, SPORT, menulis tajuk utama mereka dengan sedikit positif, memuji kinerja bek tengah Barcelona, Araujo yang melabelinya sebagai pahlawan dan pemain kunci dalam laga tersebut.

Banyak pihak yang khawatir, nyatanya saat ini Barcelona adalah tim yang menunjukan 'impotensi', kesulitan mencetak gol, dan kekurangan sumber daya ketika melawan Granada.

Hal ini menyebabkan Ronald Koeman berada di bawah tekanan besar sebagai pelatih Barcelona.

Namun, Koeman enggan patah arah, bagaimanapun yang diraih Barcelona saat ini adalah tanggung jawabnya, dan itulah yang harus dia pertahankan bagaimana untuk tetap terus bekerja dengan meraih hasil yang lebih baik.

"Saya tidak akan berbicara lagi tentang masa depan saya," kata Ronald Koeman usai pertandingan, dikutip dari Goal Internasional.

"Jika Anda melihat daftar skuad hari ini, apakah Anda benar-benar berpikir kita bisa bermain tiki-taka?" tanyanya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved