Sabtu, 30 Mei 2026

Super Pandit

Michael Jordan Lewat, Cristiano Ronaldo Lebih Superior Dari Legenda Bola Basket Itu!

Eks pemain Sporting Lisbon itu bersinar dimanapun dia berada, torehannya bersama tim yang ia bela tak main-main.

Tayang:
Penulis: deivor ismanto
AFP/MARCO BERTORELLO
Pemain depan Manchester United Cristiano Ronaldo merayakan setelah mencetak gol keduanya selama pertandingan sepak bola grup F Liga Champions UEFA antara Atalanta dan Manchester United di stadion Azzurri d Italia, di Bergamo, pada 2 November 2021. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP) 

Ronaldo mampu mencetak gol dengan pergerakannya sendiri, yaitu berlali dan melewati lawan, ia juga dapat mencetak gol dari luar kotak penalti memanfaatkan kualitas tendangannya.

Cristiano Ronaldo tidak terlalu butuh peluang besar agar mencetak gol, karena ia mampu memanfaatkan peluang sekecil mungkin untuk dapat ia sarangkan ke gawang lawan.

Kekuatan kaki kanan dan kirinya sama bagusnya, dia punya sundulan akurat nan kuat disertai kemampuan melompat yang fantastis.

Kepergian Mourinho dari Real Madrid tak membuat nafsu mencetak gol Ronaldo berkurang, ia justru lebih berbahaya di lini sereng Los Blancos.

Ancelotti memberi Ronaldo kebebasan bergerak bersama Karim Benzema dan Gareth Bale, ia menjadi tumpuan lini serang Real Madrid, tugas Benzema dan Bale lebih sebagai pelayan.

Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah membobol gawang Sporting Gijon
Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah membobol gawang Sporting Gijon (net)

Tak heran, torehan gol Cristiano dari musim ke musim selalu jauh di atas kedua pemain tersebut.

Dari 101 pertandingan yang telah ia jalani di era kepelatihan Ancelotti, CR7 sukses mencetak 112 gol, luar biasa!

Lalu, pada Januari 2016, Zinedine Zidane dipercaya sebagai nahkoda anyar Los Blancos menggantikan Carlo Ancelotti.

Tak berubah, Ronaldo tetap diperankan sebagai goal getter utama, sedangkan Benzema berperan sebagai pemain depan yang sifatnya trequartista, atau pemain nomor 10.

Build-up serangan di sepertiga akhir lapangan diemban oleh Benzema, Ronaldo sebagai pencetak gol utama lebih banyak menunggu di sekitar area kotak penalti, menunggu sang pelayan mengirimkan umpan ciamik kepadanya.

Lagi-lagi, torehan Ronaldo masih fantastis, bermain dibawah nahkoda Zidane selama tiga musim, CR7 sukses mencetak 112 gol dari 114 pertandingan.

Berhasil meraih segalanya bersama Real Madrid membuat Ronaldo memilih untuk mencari tantangan baru untuk hijrah ke tim raksasa Italia, Juventus.

Datang di Juventus dengan usia yang sudah menginjak 34 tahun tak membuat CR7 kehilangan tajinya untuk mencetak gol.

Penyerang Portugal dari Juventus Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi setelah mencetak gol penalti pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Inter pada 15 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin.
Isabella BONOTTO / AFP
Penyerang Portugal dari Juventus Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi setelah mencetak gol penalti pada pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Inter pada 15 Mei 2021 di stadion Juventus di Turin. Isabella BONOTTO / AFP (Isabella BONOTTO / AFP)

Justru sebaliknya, di tiga musimnya bersama La Vecchia Signora, Ronaldo selalu menjadi top skor klub.

Jika dikalkulasi, torehan sang peraih 5 Ballon d'Or tersebut sukses mencetak 101 gol dari 134 penampilannya bersama Juventus.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved