Sabtu, 30 Agustus 2025

Liga Italia

Hal-hal Menarik Genoa vs AC Milan di Liga Italia - Bertemu Mantan, Rossoneri Bisa Move On Gak?

AC Milan sakan melakoni laga sarat emosi melawan Genoa di Liga Italia lantaran klub lawan dibesut mantan terindah Rossoneri, Shevchenko.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Tiziana FABI / AFP
Para pemain AC Milan memberikan pengakuan kepada publik setelah memenangkan pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Unione Venezia pada 22 September 2021 di stadion San Siro di Milan. 

Andriy Shevchenko juga berhasil menyabet penghargaan Ballon d'Or dengan kostum Rossoneri.

Trofi bergengsi juga mampu dirasakan seperti Scudetto, Coppa Italia, Liga Champions, Piala Super Italia, dan Piala Super Eropa.

“Akan menyenangkan menghadapi Milan, bahkan jika saya berusaha menyembunyikan semua emosi untuk berkonsentrasi pada pertandingan.

"Saya akan melakukan segalanya untuk menempatkan Rossoneri dalam kesulitan, saya adalah pelatih Genoa, ”kata Sheva, dikutip dari Sempre Milan.

Bek AC Milan Italia Alessio Romagnoli merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AC Milan vs Sassuolo di stadion San Siro, di Milan, pada 28 November 2021.
Bek AC Milan Italia Alessio Romagnoli merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia AC Milan vs Sassuolo di stadion San Siro, di Milan, pada 28 November 2021. (Isabella BONOTTO / AFP)

2. Rapor Merah di Rossoneri

AC Milan memiliki noda hitam jelang lawatan mereka ke Kota Pelabuhan.

Dua laga terakhir menelan kekalahan di Liga Italia menjadi rapor merah yang dihasilkan anak asuh Stefano Pioli.

Takluk dari Fiorentina (4-3) dan keok di kaki Sassuolo (1-3) menjadi hasil pilu bagi Ibra dan kolega.

Menjadi hattrick kekalahan di Serie A musim ini jika AC Milan sampai keok melawan Genoa.

Tujuannya jelas, AC Milan ingin move on dari dua hasil minor tersebut.

Namun ambisi Sheva untuk menempatkan bekas klubnya, AC Milan dalam kondisi yang sulit jelas menjadi hal yang tak bisa disepelekan.

3. Pertahanan Rapuh

Dua kekalahan beruntun bukan satu-satunya tren negatif Setan Merah cabang Italia ini.

AC Milan kini memiliki "penyakit" baru, yakni mudahnya terkoyak gawang mereka.

Ya, dari dua laga terakhirnya di Serie A, AC Milan kebobolan tujuh gol.

Statistik ini jelas menjadi perhatian khusus bagi Pioli.

Jika diabaikan, bukan tidak mungkin Il Grifone dapat menambah hitam catatan minor Rossoneri.

(Tribunnews.com/Giri)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Cremonese
2
2
0
0
5
3
2
6
2
Inter Milan
1
1
0
0
5
0
5
3
3
Napoli
1
1
0
0
2
0
2
3
3
Como
1
1
0
0
2
0
2
3
3
Juventus
1
1
0
0
2
0
2
3
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan