Liga Inggris
Thomas Tuchel Merasa Chelsea Sudah Tidak Berada di Jalur Juara, Terkendala Cedera dan Virus Corona
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel menyebut dirinya "bodoh" kalau masih berpikir timnya dapat berpacu di jalur juara, dengan kondisi badai cedera.
Direct Points
- Tuchel sebut timnya tak dalam jalur juara
- Pasalnya, banyak pemain andalan absen karena cedera, atau terkena virus corona
- Salahkan kepemimpinan wasit hingga ditahan Brighton 1-1
TRIBUNNEWS.COM, LONDON- Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel menyebut dirinya "bodoh" kalau masih berpikir timnya dapat berpacu di jalur juara, dengan kondisi badai cedera di dalam skuatnya.
The Blues gagal memetik tiga poin setelah kebobolan di menit ke-91 oleh Brighton dalam laga berkesudahan 1-1 di Stamford Bridge, London, kemarin (30/12) dini hari.
Hasil imbang itu membuat jarak mereka bertaut delapan poin dengan Manchester City di puncak klasemen, yang mengalahkan Brentford 1-0.
Sialnya lagi, laga kemarin juga merenggut cedera dua pemain andalan tersisa The Blues, yakni Reece James, serta Andreas Christensen.
Daftar pemain Chelsea yang cedera, maupun yang sakit pun bertambah semakin panjang.
Sungguh kondisi tak ideal untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara terutama dengan Manchester City, dan juga Liverpool.
Ditanya apakah harapan gelar mereka sudah berakhir, Tuchel yang jengkel menjawab, "Bagaimana seharusnya kami berada?," katanya di BBC.
Pelatih asal Jerman ini pun membeberkan kesulitan yang dialami timnya. "Kami punya tujuh kasus Covid. Lima atau enam pemain absen selama enam minggu atau lebih. Bagaimana kami harus bersaing dalam perburuan gelar?," ujarnya menyergah.
"Tim lain punya skuat penuh. Tim lain berlatih dalam kekuatan penuh untuk melewati liga ini. Bodoh jika kami berpikir bisa melakukannya, di tengah gempuran covid, dan cedera ini," katanya.
Chelsea unggul lebih dulu pada menit ke-28 lewat Romelu Lukaku. Gol ini berawal dari sepak pojok Mason Mount. Bola kemudian ditanduk oleh Lukaku dan gagal diantisipasi oleh Kiper Robert Sanchez.
Keunggulan Chelsea itu bertahan hingga injury time. Gelagat menang sudah berada di depan mata. Namun, kemenangan Chelsea yang sudah di depan mata dibuyarkan oleh Danny Welbeck di menit ke-90+1.
Cucurella mengangkat bola ke kotak penalti. Welbeck, yang dikawal dua bek Chelsea, masih mampu menyundul bola untuk mengecoh Edouard Mendy.
Skor pun berakhir 1-1. Dan ini berarti mereka telah kehlangan sebelas poin hingga pekan ke-20 ini --satu poin lebih banyak dari yang mereka lakukan sepanjang musim lalu.
Pada 20 November lalu, The Blues unggul empat poin di puncak usai mengalahkan Leicester 3-0.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/reaksi-pelatih-kepala-chelsea-jerman-thomas-tuchel-di-pinggir-lapangan.jpg)