Liga Inggris
Adu Tajam Antara Erling Haaland dan Darwin Nunez di EPL, Siapa yang Lebih Unggul? Ini Gambarannya
Persaingan Manchester City kontra Liverpool musim depan dipastikan bakal berlangsung lebih seru.
Direct Points
- Haaland lebih banyak keunggulan dari Nunez
- Kehadiran keduanya akan mengubah pola permainan City, dan Liverpool
- Haaland kemungkinan bakal lebih cepat beradaptasi
TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER- Persaingan Manchester City kontra Liverpool musim depan dipastikan bakal berlangsung lebih seru.
Keduanya sama-sama baru saja mendaratkan striker baru yang paling banyak diburu: Erling Haaland, dan Darwin Nunez.
City lebih dulu menyelesaikan transfer Haaland (21 tahun) dari Borussia Dortmund dengan nilai 55 juta pound atau setara Rp 922 miliar.
Beberapa hari berselang, giliran Liverpool merampungkan penandatanganan Nunez (22) dari Benfica dengan nilai lebih fantastis, 85 juta pound atau hampir Rp 1,5 triliun.
Kedua bomber ini dikenal sebagai striker murni, tipikal permain bernomor sembilan.
Dan itu sedikit berbeda dengan taktik yang biasa diusung Pep Guardiola, maupun Jurgen Klopp musim lalu, dimana mereka cenderung memakai penyerang palsu alias false nine di lini depan.
Bisa jadi, perekrutan dua striker murni ini mengindikasikan mereka akan melakukan pendekatan berbeda untuk musim depan.
Musim lalu, baik City maupun Liverpool sebenarnya sudah sama-sama tajam.
City mengoleksi 99 gol, dan Liverpool 94 gol. Hanya dua tim ini yang tembus sampai 90 gol.
Pesaing terdekat adalah Chelsea dengan 76 gol. Jadi, mengapa mereka perlu striker baru?
Untuk City, peningkatan ketajaman mereka justru terjadi 12 bulan setelah gagal mendapatkan bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane.
Guardiola pun bertahan tanpa striker murni, dan mengandalkan penyerang palsu yang perannya dipakai bergilir oleh Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Phil Foden, serta Gabriel Jesus yang jarang diturunkan.
Nah, keberadaan pencetak gol out-and-out seperti Haaland akan menawarkan pilihan yang berbeda, yang lebih konvensional, tapi mungkin lebih menjanjikan gelontoran gol.
Di kubu Liverpool, Mohamed Salah adalah mesin gol yang tak terbantahkan. Namun, fakta menunjukkan penampilannya mulai mengering di tiga bulan terakhir musim ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/liverpool-hajar-benfica-pada-leg-1-perempat-final-liga-champions_20220406_070505.jpg)