Liga Inggris

Faktor Akut Degradasi Performa Liverpool: Kepergian Kepingan Puzzle Pertama Jurgen Klopp, Sadio Mane

Hilangnya Sadio Mane dalam skuad The Reds nampaknya mempengaruhi mental bertanding tim yang bermarkas di Anfield itu

Penulis: deivor ismanto
Editor: Drajat Sugiri
AFP/OLI SCARFF
Striker Liverpool asal Senegal Sadio Mane merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 19 April 2022. (Photo by Oli SCARFF / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Seusai ditinggal Sadio Mane, Liverpool kocar-kacir tak karuan.

Baik di Liga Inggris maupun Liga Champions, Liverpool bak menjadi tim medioker yang susah meraih kemenangan.

Jurgen Klopp membawa The Reds hancur lebur dalam lawatan mereka ke markas Napoli pada Kamis, (8/9/2022) dini hari WIB.

Baca juga: Liverpool Kalah dari Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Perpanjang Rekor Tak Menang di Naples

Manajer Liverpool asal Jerman Jurgen Klopp melihat sebelum pertandingan sepak bola leg pertama Grup A Liga Champions UEFA antara SSC Napoli dan Liverpool FC di Stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 7 September 2022.
Manajer Liverpool asal Jerman Jurgen Klopp melihat sebelum pertandingan sepak bola leg pertama Grup A Liga Champions UEFA antara SSC Napoli dan Liverpool FC di Stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 7 September 2022. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Liverpool secara mengejutkan harus menyerah dengan skor mencolok 1-4 atas anak asuh Luciano Spalletti itu.

Dilansir Squawka, kekalahan dengan skor tersebut merupakan kekalahan terburuk The Reds di ajang Liga Champions sejak tahun 1966.

Di Liga Inggris, Jurgen Klopp juga membawa Liverpool tampil terseok-seok. Dari enam laga, The Reds hanya mampu memenangkan dua pertandingan, sisanya, Liverpool mengalami satu kekalahan dan tiga hasil imbang.

Alhasil, Mohamed Salah dan kolega saat ini terlempar di posisi tujuh klasemen Liga Inggris dengan hanya menorehkan sembilan angka.

Hilangnya Sadio Mane dalam skuad The Reds nampaknya mempengaruhi mental bertanding tim yang bermarkas di Anfield itu. Mane adalah kepingan puzzle pertama Jurgen Klopp dalam sistem gegenpressing yang ia usung.

Atributnya membawa The Reds menjadi tim raksasa dari musim ke musim, trofi Liga Inggris dan Liga Champions pun sukses ia berikan sejak kedatangannya dari Southampton.

Sadio Mane Lebih Elite dari Mo Salah

Atribusi Sadio Mane adalah kecepatan dan kemampuan dribelnya yang luar biasa, ia juga memiliki insting mencetak gol yang tinggi.

Bermain sebagai winger kiri untuk Southampton, Mane sukses menyumbangkan 45 gol dan 32 assist dari 75 pertandingan di seluruh kompetisi untuk tim yang bermarkas di Stadion St Mary's tersebut.

Torehannya itu membuat juru taktik Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp tertarik untuk merekrutnya.

Dan benar saja, di musim 2016/2017, The Reds rela merogoh kocek sebanyak 34 juta poundsterling atau setara dengan Rp598 miliar untuk membawa Mane ke Anfield.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
14
12
1
1
33
11
22
37
2
Manchester City
14
10
2
2
40
14
26
32
3
Newcastle
15
8
6
1
29
11
18
30
4
Tottenham
15
9
2
4
31
21
10
29
5
Manchester United
14
8
2
4
20
20
0
26
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved