Liga Spanyol
Terungkap Plot Twist Real Madrid Juara Liga Spanyol 2023/2024, Ancelotti Gagal PHP Barcelona
Carlo Ancelotti sejatinya sudah tentukan kapan Real Madrid juara Liga Spanyol musim ini, yakni saat melawan Granada, eh justru bisa lebih cepat.
TRIBUNNEWS.COM - Carlo Ancelotti diberikan kejutan oleh Girona yang 'membantu' Real Madrid Juara Liga Spanyol 2023/2024 lebih gasik dari yang dia inginkan. Faktanya Carlo Ancelotti gagal PHP (pemberi harapan palsu) kepada Barcelona.
Real Madrid dipastikan menjuarai LaLiga Liga Spanyol 2023/2024 setelah Girona mengalahkan Barcelona 4-2 pada jornada 34 di Montillivi Stadium, Minggu (5/5/2024).
Di jornada ke-34 LaLiga ini bisa dikatakan jadi penentuan juara La Liga musim 2023/2024.
Real Madrid bisa menjadi juara di pertandingan ini. Namun ada dua syarat yang harus dipenuhi.
Syarat pertama adalah Real Madrid harus menang melawan Cadiz. Sementara syarat kedua adalah Barcelona yang berada di peringkat kedua harus kehilangan poin saat berhadapan dengan Girona.
Kedua tim bermain dengan waktu yang hampir bersamaan. Namun Kick Off Real Madrid dua jam lebih awal dari kick off laga Girona vs Barcelona.
Real Madrid melakukan tugasnya dengan baik. Mereka mampu menang di pertandingan melawan Cadiz.
Mereka menang 3-0 di Santiago Bernabeu. Tiga gol Madrid dicetak oleh Brahim Diaz, Jude Bellingham dan Joselu.
Sementara di pertandingan berikutnya, Barcelona berhadapan dengan Girona. Awalnya Barcelona unggul 2-1 atas tetangga mereka tersebut.
Namun Girona berhasil comeback dengan skor 4-2, sehingga perolehan poin Barcelona tidak bisa mengejar perolehan poin Real Madrid di sisa empat pertandingan LaLiga musim ini. Alhasil Madrid didaulat menjadi juara La Liga 2023/2024.
Baca juga: Sorotan Real Madrid Juara Liga Spanyol 2023/2024: Brahim Diaz Menyala, Los Blancos Sekelas Juventus
Menariknya, ada satu fakta terungkap sebelum Real Madrid dipastikan menyegel gelar juara Liga Spanyol musim ini. Carlos Ancelotti sebagai entrenador tidak berekspektasi Girona mampu mengalahkan saudara sekotanya tersebut.
Oleh karena itu Ancelotti memperkirakan pesta juara Los Blancos dapat dilakukan ketika melawan Granada.
"Saya tahu, tidak muda untuk meraih gelar juara (LaLiga) saat ini. Apalagi kami fokus ke pertandingan tengah pekan besok (Liga Champions), jadi saya rasa suporter akan memaklumi hal itu saat gelar juara ditentukan pada pertandingan melawan Granada," terang Ancelotti, dikutip dari laman Marca, sebelum Barcelona melawan Girona bertanding.
Akan tetapi justru plot twist tercipta. Los Blancos tidak membutuhkan laga melawan Granada untuk menyegel gelar juara.
Mereka bisa nyaman ketika menghadapi Bayern Munchen di Leg II semifinal Liga Champions tanpa harus memikirkan duel krusial kontra Granada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/susunan-pemain-real-madrid-saat-melawan-cadiz-di-liga-spanyol.jpg)