Sabtu, 30 Agustus 2025

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukti AFC Pilih Kasih: Keluhan Timnas Indonesia Hanya Butiran Debu, Giliran Bahrain Gerak Cepat

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dituduh memiliki sikap pilih kasih saat merespons tuntutan Timnas Indonesia dan Bahrain.

|
Penulis: Dwi Setiawan
PSSI/Yusupiero
Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen (kanan) menggiring bola dengan dikawal pesepak bola Timnas Bahrain Waleed Al Hayam (kiri) dalam laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024). Pertandingan berakhir seri 2-2. TRIBUNNEWS/PSSI 

TRIBUNNEWS.COM - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dapat dikatakan memiliki sikap pilih kasih saat merespons tuntutan Timnas Indonesia dan Bahrain.

Beberapa waktu lalu, PSSI pernah mengajukan keberatannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Bahrain vs Timnas Indonesia yang telah digelar pada Kamis (10/10/2024) pekan lalu.

PSSI merasa kepemimpinan Ahmed Al Kaf sebagai wasit laga Bahrain vs Timnas Indonesia tidak adil serta kontroversial.

Salah satu ketidakadilan yang dilakukan Ahmed Al Kaf yakni memberikan waktu tambahan melebihi batas yang ditentukan.

Di mana hal itu sangatlah menguntungkan Bahrain selaku tuan rumah hingga bisa mencetak gol penyama kedudukan.

Gol penyama kedudukan Bahrain akhirnya berujung sirnanya raihan tiga poin Timnas Indonesia yang sudah di depan mata.

Setelah laga Bahrain vs Timnas Indonesia yang berakhir dengan skor 2-2, PSSI langsung mengajukan protes keras ke AFC.

Baca juga: AFC Tanggapi Serius Permintaan Bahrain, Menpora Minta Warganet Tidak Berlebihan

Tampang wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang pimpin laga Timnas Indonesia vs Bahrain pada lanjutan matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ronde 3 pada Kamis (10/10).
Tampang wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang pimpin laga Timnas Indonesia vs Bahrain pada lanjutan matchday ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ronde 3 pada Kamis (10/10). (Instagram @ahmedalkaf)

Hanya saja pada kenyataannya, AFC tidak merasa peduli dengan protes keras yang diajukan oleh Timnas Indonesia tersebut.

Ketidakpedulian AFC dapat terlihat dari pernyataan Sekretaris Jenderal AFC yang bernama Datuk Seri Windsor.

Dalam pernyataannya, Datuk Seri Windsor merasa Indonesia perlu lebih jelas lagi dalam menjelaskan tuntutannya.

"Kami butuh PSSI untuk mengklarifikasi apa yang mereka keluhkan, apakah itu performa, manajemen waktu atau masalah spesifik lainnya," kata Windsor, dilansir New Straits Times.

"Kami sudah mendengar berbagai laporan, tetapi keluhan mereka harus terperinci, VAR telah mencoba membantu wasit mengambil keputusan,"

"Indonesia seharusnya memberikan laporan terperinci kepada kami dan FIFA," jelasnya.

Pernyataan Sekjen AFC yang seakan pura-pura mengacuhkan tuntutan PSSI pun membuat berang.

Arya Sinulingga selaku Exco PSSI merasa AFC tidak adil dan cenderung pilih kasih dalam menanggapi tuntutan Indonesia.

"Pada 11 Oktober 2023, kami kirimkan surat kepada FIFA," kata Arya Sinulingga selaku Exco PSSI lewat akun Instagram pribadinya.

"Ada dua poin utama dalam surat itu, yakni kami menanyakan tambahan waktu yang seharusnya hanya enam menit tapi mengapa bisa melebihi itu."

"Poin kedua, kami komplen terkait penunjukkan wasit kenapa semuanya berasal dari Asia Barat."

"Surat itu kami kirimkan juga ke AFC."

"Saya tidak paham dengan pernyataan Sekjen AFC. Mungkin manajemennya tidak begitu baik, sehingga surat itu tak sampai ke beliau perihal komplen yang kami sampaikan,"

"Jadi kami harapkan AFC bisa memprosesnya dan jangan bilang kalau surat itu belum sampai karena kami sudah kirimkan itu ke FIFA."

"Jangan jadikan ini polemik bahwa surat sudah kami lakukan dan ini pelajaran penting bagi AFC untuk berubah di internalnya," tutup Arya Sinulingga.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, Selasa (25/6/2024).
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, saat ditemui di GBK Arena, Jakarta, Selasa (25/6/2024). (Tribunnews/Alfarizy)

Tuntutan yang disampaikan PSSI itupun seakan hanya menjadi butiran debu karena tidak ada kelanjutan sama sekali.

Tak berselang lama setelahnya, keputusan mengejutkan dirilis oleh AFC ketika menanggapi tuntutan dari Bahrain.

Tepat pada hari ini, Jumat (18/10/2024), AFC baru saja merilis pernyataan menyoal tanggapannya menyikapi keinginan Bahrain yang menuntut laga melawan Timnas Indonesia dipindah tempat venuenya.

Dalam rilisnya, AFC menekankan bahwa pihaknya akan menggelar diskusi bersama terlebih dahulu sebelum menyetujui keinginan Bahrain tersebut.

"AFC telah mengetahui kekhawatiran yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengenai keselamatan dan keamanan tim nasional mereka jelang laga tandang Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Indonesia yang dijadwalkan pada 25 Maret 2025," bunyi pernyataan resmi AFC.

"AFC menanggapi kekhawatiran ini dengan serius dan komitmen penuh untuk memastikan keselamatan dan keamanan semua pemain, offisial, dan penggemar sembari mengutuk segala bentuk pelecehan dan ancaman daring,"

"AFC akan membahas masalah ini lebih lanjut dengan FIFA, BFA, dan PSSI untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terjamin bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam pertandingan," tambahnya.

Respons cepat dan tanggap yang diperlihatkan AFC saat menanggapi tuntutan Bahrain tentu menimbulkan pro kontra.

Hal ini dikarenakan AFC seakan lebih responsif dalam menanggapi tuntutan Bahrain ketimbang Timnas Indonesia.

Berkaca dari itulah, tak sedikit pihak yang menganggap bahwa AFC terlalu pilih kasih menyikapi masalah yang sama.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
2
2
0
0
6
0
6
6
2
Tottenham
2
2
0
0
5
0
5
6
3
Liverpool
2
2
0
0
7
4
3
6
4
Chelsea
2
1
1
0
5
1
4
4
5
Nottm Forest
2
1
1
0
4
2
2
4
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan