Jumat, 29 Agustus 2025

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Tertekan, 3 Penyebabnya Menurut Media China, Singgung soal Prabowo

China datang dengan misi wajib mencuri kemenangan agar bisa membuka peluang lolos ke putaran keempat.

Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
LATIHAN TIMNAS - Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia melakukan sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2025). Latihan tersebut untuk persiapan menghadapi China pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Timnas Indonesia telah menempatkan dirinya di bawah tekanan besar.

Kondisi itu akan membuat Timnas China bisa memenangkan laga malam ini.

Demikian media China 163.com menuliskan analisisnya kondisi mental para pemain sebelum pertandingan.

Seperti diketahui kedua tim akan bertarung pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (5/6/2025) pukul 20.45 WIB di Gelora Bung Karno Jakarta.

China datang dengan misi wajib mencuri kemenangan agar bisa membuka peluang lolos ke putaran keempat.

Sementara itu, Indonesia yang bermain di kandang tentu ingin mempersembahkan kemenangan untuk suporter yang hadir ke stadion.

Kendati demikian media China itu menyebut 3 hal yang sebenarnya membuat Timnas Indonesia tertekan saat ini:

  1. Kehadiran Prabowo

Media itu mengatakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga telah memberikan tekanan kepada dirinya sendiri. 

Ia telah mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyaksikan pertarungan hidup-mati ini.

Ia juga secara terbuka menyatakan sangat berharap Presiden dapat hadir di tempat pertandingan untuk menyemangati tim Indonesia, karena ini merupakan perwujudan harga diri bangsa.

"Jelas, jika Presiden datang maka Indonesia benar-benar harus menang dan lawan berada dalam tekanan yang jauh lebih besar daripada kita," tulis media itu.

Baca juga: Erick Thohir: Timnas Indonesia Harus Menang Lawan China Demi Tiket Play-off

2. Keyakinan Kluivert

Pelatih kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert telah mengeluarkan perintah yang sifatnya tekanan pada dirinya untuk menang.

 Ia mengatakan pada konferensi pers sebelum pertandingan bahwa kualitas latihan tim di Bali sangat tinggi, dan ia yakin bahwa tim Indonesia dapat meraih hasil yang baik dalam pertandingan ini.

Ia sangat percaya diri, dan ia juga menegaskan bahwa ia yakin akan memenuhi janjinya pada konferensi pers pasca pertandingan nanti.

3. Tekanan Penonton

Lebih dari 70.000 suporter Timnas Indonesia akan memadati lokasi pertarungan hidup-mati antara tim Indonesia dan tim Tiongkok.

Pelatih Timnas China van  mengatakan bahwa 70.000 orang ini sebenarnya merupakan kesempatan yang sangat baik bagi tim Tiongkok untuk membuktikan diri di lapangan.

Meski dia menyebutnya stadion 'kandang setan' yang berkapasitas lebih dari 70.000 orang itu megah, dengan restu presiden dan perintah  yang dikeluarkan pelatih kepala, para pemain Indonesia berada dalam tekanan yang luar biasa.

Analisis Pemain China

Mengenai peluang Timnas China memenangkan pertandingan itu,  pemain internasional China Zhang Yuning angkat bicara.

"Saya pikir tim nasional sepak bola kita (China) masih punya peluang (menang). Pertahanan tim Indonesia bagus, tetapi pemain depan benar-benar tidak begitu bagus," katanya dikutip dari media China 163.com.

"Jadi apa pun yang dikatakan orang lain, saya rasa tim nasional kita masih punya peluang," dia menambahkan.

"Meski tim Indonesia sudah menaturalisasi banyak pemain dan terlihat sangat kuat di permukaan, pada kenyataannya, mereka kurang koordinasi dan hanya punya sedikit waktu untuk berlatih bersama, sehingga sulit untuk meraih hasil."

"Juga, saya rasa pertahanan tim Indonesia masih bagus, tetapi pemain depan kurang bagus. Bukan tidak mungkin tim nasional Tiongkok bisa meraih 1 poin di laga ini."

Berita Terkait

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
2
2
0
0
6
0
6
6
2
Tottenham
2
2
0
0
5
0
5
6
3
Liverpool
2
2
0
0
7
4
3
6
4
Chelsea
2
1
1
0
5
1
4
4
5
Nottm Forest
2
1
1
0
4
2
2
4
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan