Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jepang Taklukkan Brasil 3-2, Batu Loncatan Samurai Biru ke Piala Dunia
Pelatih Hajime Moriyasu menyebut kemenangan perdana Jepang atas Brasil sebagai hasil dari perjalanan panjang selama puluhan tahun.
Jepang Taklukkan Brasil 3-2, Batu Loncatan Samurai Biru ke Piala Dunia
Ringkasan Berita
- Jepang meraih kemenangan atas Brasil dengan skor 3-2
- Pelatih Jepang menyebut kemenangan itu sebagai hasil dari perjalanan panjang selama puluhan tahun.
- Jepang tampil menakjubkan dengan mencetak tiga gol di babak kedua untuk membalikkan keadaan
TRIBUNNEWS.COM- Pelatih Hajime Moriyasu menyebut kemenangan perdana Jepang atas Brasil sebagai hasil dari perjalanan panjang selama puluhan tahun.
Ia berharap momentum bersejarah itu menjadi batu loncatan menuju kesuksesan di Piala Dunia mendatang.
Bermain di Tokyo, Selasa (14/10) Jepang tampil menakjubkan dengan mencetak tiga gol di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Brasil.
Itu menjadi kemenangan pertama mereka atas raksasa Amerika Selatan itu dalam 14 pertemuan.
Moriyasu memuji perjuangan timnya sekaligus menghormati generasi pemain Jepang sebelumnya yang telah membuka jalan bagi pencapaian besar ini.
“Jepang belum pernah mengalahkan Brasil sebelumnya, tapi para pemain di masa lalu selalu menantang untuk melakukannya. Karena kerja keras mereka, kami bisa menang hari ini,” ujarnya. “Kemenangan ini adalah hasil dari perjuangan lintas generasi pemain Jepang.”
Sebelumnya, Jepang juga mencatat kemenangan besar atas Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022 sebelum tersingkir lewat adu penalti melawan Kroasia di babak 16 besar.
Baca juga: Pertama Kalinya Jepang Menang dari Brasil, Bisikan Moriyasu di Jeda Babak Terbukti Ampuh
Moriyasu menegaskan bahwa target tim kini lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya peningkatan bertahap dan menjaga fokus.
“Kami akan terus berusaha meningkatkan level permainan sedikit demi sedikit. Piala Dunia tidak akan mudah, dan Brasil pasti akan kembali lebih kuat. Karena itu kami harus melangkah setahap demi setahap,” katanya.
Kebangkitan Jepang dimulai lewat gol Takumi Minamino di awal babak kedua, setelah tertinggal dua gol di babak pertama. Keito Nakamura menyamakan kedudukan, sebelum Ayase Ueda memastikan kemenangan dengan sundulan pada menit ke-70.
Kemenangan ini disambut gegap gempita oleh 45 ribu penonton di stadion.
Striker Shuto Machino mengungkapkan bahwa Minamino, yang menjadi kapten menggantikan Wataru Endo yang cedera, memberi motivasi besar sebelum laga. “Takumi mengatakan, mari jadikan pertandingan ini momen yang mengubah sejarah. Dan itulah yang terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengakui timnya “mengalami kehancuran mental” setelah kebobolan gol pertama.
“Brasil kehilangan sikap dan fokus di babak kedua. Setelah kesalahan pertama, kami mentalnya runtuh — itu kesalahan terbesar kami,” ujar Ancelotti. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Ancelotti sejak menangani Brasil pada Mei, setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Bolivia di kualifikasi Piala Dunia.
Ancelotti menegaskan bahwa kekalahan ini harus menjadi pelajaran penting. “Lebih baik kami melakukan kesalahan sekarang daripada di Piala Dunia. Kami harus belajar dari babak kedua hari ini,” tutupnya.
(Tribunnews/den)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Hajime-Moriyasu-Timnas-Jepang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.