Minggu, 26 April 2026

Timnas Indonesia

Kode Keras dari Liverpool, Van Bronckhorst Bisa Tinggalkan Klub demi Timnas Indonesia

Giovanni van Bronckhorst makin dekat latih Timnas Indonesia. Liverpool sudah wawancarai calon pengganti. PSSI bergerak cepat ke Eropa.

Editor: Glery Lazuardi
Instagram @giovannivbronckhorst
GIOVANNI VAN BRONCKHORST - Giovanni van Bronckhorst disebut kandidat terkuat pelatih Timnas Indonesia, Liverpool pun mulai cari penggantinya. 
Ringkasan Berita:
  • Liverpool mulai cari asisten baru, tanda Van Bronckhorst siap tinggalkan klub.
  • John Herdman & Dirk Kuyt masuk radar untuk gantikan posisinya di Anfield.
  • Akar Indonesia dan sukses di Eropa jadikan Van Bronckhorst kandidat ideal Timnas.
  • PSSI sudah kirim perwakilan ke Eropa untuk wawancarai langsung para pelatih top.
  • Target ambisius: sukses di ASEAN, FIFA ASEAN Cup, dan bersaing di Piala Asia

TRIBUNNEWS.COM - Rumor kepindahan Giovanni van Bronckhorst ke kursi pelatih Timnas Indonesia semakin menguat.

Liverpool dikabarkan tengah mencari pengganti posisinya sebagai asisten pelatih, membuka peluang besar bagi eks kapten Belanda itu untuk meninggalkan Anfield demi skuad Garuda.

The Reds, julukan Liverpool, seolah memberikan lampu hijau kepada van Bronckhorst untuk melatih Tanah Leluhurnya.

Dharmesh Sheth, Jurnalis Sky Sports menyebut Liverpool sedang mencari asisten pelatih baru untuk mendampingi Arne Slot. 

Bahkan, manajemen klub asal Inggris itu sudah mewawancarai seorang asisten pelatih bernama John Herdman.

John Herdman disiapkan untuk menempati posisi asisten pelatih yang kini ditempati Giovanni van Bronckhorst

"Pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst, sedang dipertimbangkan untuk posisi Pelatih Kepala di Indonesia," tulis Dharmesh Sheth.

 "Mantan Pelatih Kepala Kanada, John Herdman, telah diwawancarai untuk posisi tersebut. #LFC," lanjutnya.

Selain John Herdman, nama lain calon asisten pelatih lainnya yang masuk dalam bursa asisten pelatih Arne Slot adalah Dirk Kuyt.

Dirk Kuyt adalah pelatih klub FC Dordrecht. Dirk Kuyt merupakan mantan pemain Liverpool pada 2006-2012.

Jebolan Timnas Belanda itu disiapkan untuk mengganti polisi yang akan ditinggalkan Giovanni van Bronckhorst.

Rekam Jejak Giovanni van Bronckhorst

Nama Giovanni van Bronckhorst kini mencuat sebagai calon pelatih Timnas Indonesia.

Rekam jejaknya di klub-klub top Eropa dan pengalaman internasional menempatkan dirinya lebih unggul dibanding dua pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, yaitu Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert. 

Saat ini, dia masih terikat dengan klub Liverpool. Rumor kandidat pelatih baru Timnas Indonesia kembali mencuat, dengan nama Giovanni van Bronckhorst disebut sebagai calon pengganti Patrick Kluivert.

Sosok Van Bronckhorst menarik perhatian publik Indonesia karena memiliki ikatan kuat dengan Tanah Air melalui garis keturunan: ayah berdarah Indonesia dan ibu keturunan Maluku.

Dalam autobiografinya, ia menegaskan identitas tersebut dan menepis anggapan bahwa dirinya keturunan Italia, meski nama “Giovanni” kerap menimbulkan persepsi keliru.

Lahir di Rotterdam pada 5 Februari 1975, ia adalah putra Victor van Bronckhorst dan Fransien Sapulette.

Rumor ini dipicu oleh laporan media Inggris, Football Insider 247 (24/11/2025), yang menyebut Van Bronckhorst—saat ini asisten pelatih Liverpool—sedang dipertimbangkan untuk posisi pelatih kepala Timnas Indonesia.

Spekulasi semakin menguat karena adanya hubungan panjang sepak bola Indonesia–Belanda, termasuk banyaknya pemain keturunan dan naturalisasi dari Belanda yang memperkuat skuad Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

Total Karier Kepelatihan

287 pertandingan 166 kemenangan, 48 imbang, 73 kalah

Persentase kemenangan: 57,8 persen

Prestasi utama:

Gelar liga di Belanda, piala domestik di Belanda & Skotlandia, final Eropa bersama Rangers, serta trofi di Turki.

Jejak Kepelatihan Giovanni van Bronckhorst

Feyenoord (2015–2019)

Menjadi manajer utama sejak Mei 2015. 

Prestasi: Piala KNVB (2015–16, 2017–18). Gelar Eredivisie 2016–17, pertama bagi Feyenoord setelah 18 tahun. Piala Johan Cruijff (2017, 2018).

Catatan: 176 laga, 107 kemenangan, persentase menang 60,8%.

Guangzhou R&F, Tiongkok (2020)

Melatih selama satu musim. 

Catatan: 23 laga, hanya 7 kemenangan, persentase menang 30,4%.

Rangers, Skotlandia (2021–2022)

Kembali ke klub lamanya sebagai pelatih. 

Prestasi: Piala Skotlandia (2021–22). Membawa Rangers ke final Liga Europa UEFA 2021–22 (runner-up).

Catatan: 68 laga, 42 kemenangan, persentase menang 61,7%.

Beşiktaş, Turki (2024)

Menandatangani kontrak Juni 2024. Prestasi: Piala Super Turki 2024 pada laga resmi pertamanya.

Catatan: 20 laga, 10 kemenangan, persentase menang 50%.

PSSI Calon Pelatih Timnas Indonesia dari Belanda

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memberikan sejumlah petunjuk mengenai calon pelatih baru Timnas Indonesia.

Zainudin Amali hadir di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (26/11/2025), untuk melihat langsung latihan terbuka sekaligus persiapan final Timnas U22 Indonesia sebelum bertolak ke Thailand pada 28 November mendatang untuk mengikuti SEA Games 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Zainudin Amali mengutarakan sedikit clue mengenai calon pelatih Timnas Indonesia.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI itu mengatakan dari lima calon pelatih Timnas Indonesia, beberapa di antaranya berasal dari Belanda, Inggris, dan Spanyol.

"Ada (dari negara) Belanda, jangan bertanya orangnya ya," ujar Amali kepada wartawan. "Iya itu salah satu negaranya. Ada Inggris, ada Spanyol. Negara sepak bola lah," jelasnya.

Lebih lanjut, Amali menyatakan bahwa Sumarji sebagai salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI dan Ketua Badan Tim Nasional telah ditugaskan untuk berangkat ke Eropa guna melakukan wawancara terhadap para calon pelatih tersebut.

Nantinya, berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan, bakal dibawa ke rapat Exco guna menentukan siapa yang akan terpilih menjadi pelatih skuad Garuda yang baru.

"Yang jelas dia (Sumardji) ditugaskan ke Eropa. Eropa kan banyak negaranya," ujar Amali.

"(Belum rapat Exco) menunggu dari Pak Mardji. Jadi Pak Mardji mau wawancara dan menominasikan. Kemudian, itu kita minta dibawa ke rapat Exco, kan statutanya begitu."

"Dalam Statuta kan yang huruf L itu bahwa Komite Eksekutif, salah satu kewenangannya adalah menentukan pelatih tim nasional. Nah kita menjalankan itu saja," jelasnya.

Mengenai kriteria sosok yang akan dipilih, pria 63 tahun itu menyatakan bahwa PSSI telah menetapkan sejumlah target.

 "Ya tentu yang membawa kita ke target-target kan. Nanti di ASEAN seperti apa, kan nanti ada FIFA ASEAN Cup. Kemudian di Piala Asia seperti apa," ujar Amali.

Namun, Amali menegaskan bahwa kemampuan PSSI dalam hal finansial juga akan menjadi faktor penentu dalam pemilihan pelatih.

"Pasti kan mereka minta kondisi. Kami akan pertimbangkan dan sesuai dengan kemampuan kami lah. Harus realistis," tutur Amali.

"Misalnya, kalau permintaannya terlalu mahal dan federasi enggak mampu, kan enggak boleh juga dipaksakan. Jadi sesuai dengan kemampuan kita, tetapi kualitas juga kita minta," ungkap dia.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Sumardji mengatakan bahwa malam ini beberapa perwakilan PSSI sudah ada yang bertolak lebih dulu ke Eropa.

Namun, dia enggan menyebutkan siapa dua sosok tersebut. Sumardji hanya mengatakan Direktur Teknik Alexander Zwiers yang sudah terbang ke Eropa.

"Malam hari nanti ada beberapa teman Exco yang mendahului keberangkatan duluan. Ada dua orang yang akan berangkat lebih dulu ke sana (Eropa) dan Dirtek Alexander juga sudah berangkat kemarin," kata Sumardji.

"Sehingga nanti kami akan bersama-sama di Eropa dan sesuai jadwal yang ada memang di minggu-minggu ini nanti akan bisa langsung melakukan interview," tuturnya.

Ketika disinggung mengenai nama-nama yang beredar seperti Giovanni van Bronckhorst dan Jesus Casas, Sumardji hanya meminta publik untuk bersabar.

"Tunggu saja minggu ini, nanti pasti akan ada hasilnya terlepas nanti siapa yang akan menyampaikan, yang pasti tidak akan lama lagi itu pasti akan ada hasilnya," kata Sumardji.

"Tapi, kembali lagi bahwa mekanisme ini tetap akan kami jalankan sesuai dengan statuta PSSI yang ada."

"Artinya, berapa pun nama itu nanti akan kami bawa ke sini dan akan kami rapatkan di forum rapat Exco, setelah itu baru kami akan memutuskan," imbuh dia.

(Bolasport/Kompas.com/Tribunnews)

BERITA TERKAIT

Baca juga: Timnas U17 Indonesia Ladeni Darul Amanah FA dalam Laga Uji Coba

Baca juga: Transfer Bandung BJB di Proliga 2026: Ada Pevoli asal Jateng, Berstatus Setter Timnas Voli Indonesia

Baca juga: SEA Games 2025 - Kamboja Mundur, Timnas Voli Putra Indonesia Diuntungkan Jalur Lolos Semifinal

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
34
22
7
5
64
26
38
73
2
Man. City
33
21
7
5
66
29
37
70
3
Manchester United
33
16
10
7
58
45
13
58
4
Liverpool
34
17
7
10
57
44
13
58
5
Aston Villa
34
17
7
10
47
42
5
58
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved