Timnas Indonesia
Calvin Verdonk Ada di Mana-mana, Siap Mainkan Peran Baru demi Timnas Indonesia
Calvin Verdonk menjadi pemain paling fleksibel di Timnas Indonesia. Dari bek hingga playmaker, ia siap mengisi posisi apa pun demi bantu Skuad Garuda.
Ringkasan Berita:
- Calvin Verdonk tampil sebagai pemain serba bisa Timnas Indonesia, bahkan dimainkan hingga posisi playmaker saat final FIFA Series 2026.
- Sejak jadi WNI, ia sudah mengisi empat posisi berbeda, dari bek hingga gelandang, di era beberapa pelatih.
- Verdonk siap bermain di posisi apa pun demi tim dan tetap jadi andalan berkat adaptasi serta konsistensinya.
TRIBUNNEWS.COM - Calvin Verdonk kembali membuktikan dirinya sebagai pemain serba bisa yang tak tergantikan di Timnas Indonesia.
Bek 30 tahun yang membela LOSC Lille ini siap memainkan peran apa pun demi kepentingan Garuda, bahkan hingga posisi paling depan sekalipun.
Kemampuan adaptasinya yang luar biasa menjadi sorotan utama, terutama setelah peran barunya di laga Timnas Indonesia lawan Bulgaria di final FIFA Series 2026, Senin (30/3/2026) kemarin.
Dalam laga final yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 tersebut, peran baru Calvin Verdonk langsung mencuri perhatian.
Verdonk bermain sangat fleksibel dan menjadi salah satu aset terbesar skuad Garuda di bawah pelatih John Herdman.
Meski Timnas Indonesia gagal juara di kandang sendiri, penampilan Verdonk menunjukkan bahwa ia mampu menjalankan tugas baru dengan baik, membantu tim tetap kompetitif meski harus puas runner-up.
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 2024, Calvin Verdonk sudah tampil di empat posisi berbeda bersama Timnas Indonesia.
Ia bukan hanya bek biasa, melainkan pemain yang benar-benar ada di mana-mana.
Di masa kepelatihan Shin Tae-yong, Verdonk sempat dimainkan di posisi bek tengah kiri dalam formasi tiga bek saat Justin Hubner absen.
Kemudian di kepelatihan Patrick Kluivert, ia dipercaya bermain sebagai gelandang bertahan membentuk double pivot Timnas Indonesia.
Posisi tersebut juga dijalankan Verdonk di era John Herdman pada laga semifinal FIFA Series 2026 saat menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3) lalu.
Kini yang terbaru, ia dimainkan di posisi pemain nomor 10 alias playmaker pada laga final melawan Bulgaria.
Baca juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain di FIFA Series 2026: Kiper hingga Striker Dadakan
Eksperimen posisi tersebut dinilai cukup sukses. Verdonk selalu tampil konsisten sebagai starter utama selama tidak ada masalah kebugaran.
Kemampuannya beradaptasi dengan cepat membuatnya menjadi pilihan utama pelatih, baik untuk bertahan solid maupun mendukung serangan.
Dengan usia 30 tahun dan pengalaman di liga Eropa (kini bersama LOSC Lille), Verdonk diharapkan terus menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di berbagai kompetisi mendatang, termasuk Piala Asia 2027.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aksi-pemain-Timnas-Indonesia-Calvin-Verdonk-lawan-Saint-Kitts-and-Nevis.jpg)