Liga Italia
Komentar Gasperini setelah AS Roma Kalah dari Napoli, Jomplang Giallorossi Disorot
AS Roma kalah dari Napoli 0-1 dan harus turun ke posisi ke-4 di bawah Inter. Gian Piero Gasperini akui banyak aspek tidak berjalan sesuai rencana.
Ringkasan Berita:
- AS Roma turun ke posisi empat klasemen setelah kalah dari Napoli pada giornata ke-13 Liga Italia, Senin (1/12/2025).
- Ini jadi kekalahan keempat bagi Roma, di mana tiga diantaranya didapat dari tim besar dan terjadi dengan skor identik 1-0.
- Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini mengakui banyak aspek yang tidak berjalan sesuai rencana.
TRIBUNNEWS.COM - AS Roma kembali tersandung di laga besar. Giallorossi kalah 0-1 saat menjamu Napoli di Stadion Olimpico, Senin (1/12/2025).
Kekalahan ini bukan hanya membuat mereka kehilangan momentum, tetapi juga turun ke posisi empat klasemen Serie A.
Posisi Roma yang sebelumnya menempati puncak harus diserahkan ke AC Milan yang meraih kemenangan atas Lazio di pekan ke-13 ini.
Dengan koleksi 27 poin, Roma terpaut satu poin dari Milan dan juga Napoli yang terus menempel di puncak klasemen.
Poin Roma sama dengan milik Inter Milan, hanya saja Inter lebih berhak di atas karena memiliki selisih gol lebih baik.
Gian Piero Gasperini, yang harus menyaksikan pertandingan dari tribun karena menjalani sanksi larangan mendampingi tim, mengakui banyak aspek yang tidak berjalan sesuai rencana.
Roma sebenarnya menguasai bola hampir sepanjang laga, namun justru tumbang lewat satu serangan balik cepat yang diselesaikan David Neres.
Momen ini memicu protes Gasperini karena sebelumnya Manu Koné terlihat ditekel Amir Rrahmani di tepi kotak penalti.
Namun setelah melihat tayangan ulang dan analisis pakar wasit, Rrahmani dinilai memang menyentuh bola terlebih dahulu.
Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Napoli Pepet AC Milan, AS Roma di Bawah Inter Milan
Gasperini mengakui bahwa persoalannya bukan hanya soal keputusan wasit.
"Situasi itu bisa dilihat dari banyak sudut. Tapi terlepas dari pelanggaran atau tidak, kami sendiri terlalu tidak seimbang," kata Gasperini, dikutip dari Football Italia.
"Hermoso dan Mancini salah posisi, begitu juga para wing-back. Itu kesalahan kami sendiri," sambung pelatih 67 tahun ini.
Ia menyebut bahwa Roma hanya sekali memberikan ruang bagi Napoli untuk melakukan counter-attack, tetapi momen tunggal itu menjadi gol yang menentukan.
Gasperini menyoroti, jomplangnya antara sisi menyerang dan bertahan yang terus jadi tantangan.
Serangan balik bukan baru muncul musim ini — bahkan pelatih-pelatih sebelumnya menghadapi tantangan serupa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/reaksi-pelatih-atalanta-gian-piero-gasperini-di-akhir-pertandingan-leg-kedua-semifinal-coppa-italia.jpg)