Major League Soccer
Pengganti Jordi Alba Datang: Bek Baru Inter Miami Punya Sejarah Panjang vs Messi, Eks MU dan Madrid
Sergio Reguilon kini bergabung dengan Lionel Messi di Inter Miami untuk menggantikan peran Jordi Alba yang baru saja mengumumkan pensiun.
Ringkasan Berita:
- Inter Miami bergerak cepat usai Jordi Alba pensiun dengan merekrut Sergio Reguilón sebagai bek kiri anyar untuk menopang permainan Lionel Messi.
- Menariknya, Reguilón bukan nama asing bagi Messi karena empat kali berhadapan dengannya di LaLig meski tak sekalipun mampu menang.
- Kini, bek yang dulu berkali-kali dibuat frustrasi Messi itu justru dituntut menjadi partner ideal sang megabintang dalam perburuan trofi berikutnya.
TRIBUNNEWS.COM - Inter Miami bergerak cepat di bursa transfer usai menutup musim dengan gelar MLS Cup 2025
Klub milik David Beckham itu resmi merekrut bek kiri asal Spanyol, Sergio Reguilon, untuk menggantikan peran Jordi Alba yang baru saja mengumumkan pensiun.
Reguilon didatangkan dengan status bebas transfer dan menandatangani kontrak hingga Desember 2027, dengan opsi perpanjangan sampai 2028.
Kehadiran Reguilon diharapkan bisa langsung mengisi lubang besar di sisi kiri pertahanan Inter Miami, sektor yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Lionel Messi berkat koneksi khasnya dengan Jordi Alba.
Manajemen Miami jelas tak ingin kehilangan keseimbangan permainan Messi yang kerap memaksimalkan overlap bek kiri untuk membuka ruang serangan.
Baca juga: Huru-hara Kedatangan Lionel Messi ke India, Fans La Pulga Ngamuk di Stadion
Dalam pernyataan resminya, Reguilon menegaskan ambisinya besar bersama klub barunya.
"Ini adalah proyek yang sangat ambisius, klub pemenang yang melakukan segalanya dengan cara yang benar. Itulah yang menarik saya."
"Tujuan saya jelas: terus menang, mengejar trofi yang belum kami raih, dan memenangkan segalanya di sini," ujar Reguilon dilansir laman klub.
Meski baru bergabung, Reguilon sebenarnya bukan sosok asing bagi kapten Inter Miami, Lionel Messi.
Bek sayap berusia 28 tahun itu cukup sering berhadapan dengan Messi saat masih bermain di LaLiga.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, keduanya tercatat empat kali saling berhadapan di level kompetitif—dan semuanya menjadi pengalaman pahit bagi Reguilon.
Dua pertemuan pertama terjadi pada musim 2018–2019 ketika Reguilon memperkuat Real Madrid.
Kala itu, Barcelona yang dipimpin Messi selalu keluar sebagai pemenang, termasuk kemenangan telak 3-0 di semifinal Copa del Rey dan 1-0 di LaLiga.
Dominasi Messi berlanjut di musim berikutnya saat Reguilon membela Sevilla. Sevilla sempat dihajar 0-4, sebelum akhirnya menahan imbang Barcelona 0-0—hasil terbaik Reguilon saat menghadapi Messi.
Namun saat ini situasinya berbalik. Jika dulu Reguilon harus berupaya menghentikan Messi, kini ia justru dituntut untuk mendukung permainan sang megabintang dari sisi kiri lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aksi-sergio-reguilon-saat-mengawal-manchester-united-di-liga-champions-lawan-copenhagen.jpg)