Liga Italia
Hanya Kebodohan jika AC Milan sampai Gagal Amankan Scudetto 2025/2026
Fabio Capello menilai AC Milan diuntungkan kondisi jadi satu-satunya tim yang tak berkompetisi di Eropa di antara lima klub kandidat peraih Scudetto.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - "Sebuah kebodohan jika AC Milan tidak bisa merengkuh Scudetto Liga Italia 2025/2026".
Pendapat tersebut disampaikan pelatih legendaris asal Italia, Fabio Capello, yang membahas peta persaingan perebutan gelar juara Serie A musim ini.
Dalam sudut pandang eks allenatore AS Roma ini, ada lima tim yang berpeluang besar menyegel gelar juara Liga Italia, meliputi AC Milan, Inter Milan, AS Roma, Juventus, dan Napoli.
Posisinya Inter Milan saat ini berstatus Capolista alias pemuncak klasemen sementara Liga Italia. Nerazzurri membukukan 33 poin, unggul dua angka atas AC Milan yang berada di posisi kedua.
Inter Milan menunjukkan kualitasnya sebagai tim dengan komposisi skuad terbaik di Serie A musim ini. Apalagi produktivitas gol skuad besutan Cristian Chivu menjadi yang paling atas, dengan 34 lesakan, unggul 10 gol dari AC Milan sebagai terproduktif kedua.
Napoli yang pekan ini baru memenangkan trofi Piala Super Italia, menghuni posisi ketiga. Armada tempur Antonio Conte mengumpulkan 31 angka, disusul AS Roma (30), dan Juventus (29).
Fabio Capello melihat potensi saling salip di tabel klasemen akan terus terjadi hingga akhir musim, melihat bagaimana gap perolehan poin yang tidak terlalu jauh di antara tim-tim penghuni lima besar.
"Kenapa tidak? Saya tidak melihat ada tim yang mampu melepaskan diri saat ini. Mereka semua mencetak poin, lalu semuanya melambat. Milan dan Roma pernah memimpin, sekarang ada Inter, Napoli selalu berada di atas, Juve benar-benar kembali ke persaingan," terang Italiano berusia 79 tahun, dikutip dari laman Gazzetta.
"Biasanya, kontiunitas bermasalah itu karena tim itu bermain di kompetisi lain," terang Capello merujuk kepada kompetisi Eropa.
Di antara tim lima besar klasemen sementara Serie A, praktis hanya AC Milan yang tidak berkompetisi di Benua Biru.
Inter Milan, Juventus, dan Napoli bersaing di Liga Champions. Sementara AS Roma berjuang di UEFA Europa League.
“Diskontinuitas ini terutama disebabkan oleh kompetisi piala. Tim-tim tidak selalu mampu mempertahankan kecepatan yang tinggi dan secara bergantian kehilangan sesuatu."
Baca juga: Ibrahimovic Mendesak, Transfer Striker AC Milan Berlanjut ke Bocah 18 Tahun asal Montenegro
Peluang AC Milan?
AC Milan secara performa benar-benar di luar prediksi. Penunjukkan Massimiliano Allegri sebagai pelatih anyar, dibebani target untuk finis di zona Liga Champions pada akhir musim nanti.
Realitanya, Rossoneri tidak kalah dalam persaingan Scudetto. Bahkan di beberapa giornata, sempat duduk di puncak klasemen.
"Jika Milan kehilangan poin, itu bukan salah Allegri. Tim harus menemukan soliditas dalam pertahanan, kesalahan hanya akan menyebabkan kehilangan poin," terang pria yang juga pernah membesut Rossoneri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-pemain-AC-Milan-setelah-mengalahkan-Roma.jpg)