Super League
David da Silva Melawan Kenangan Indah di Markas Persebaya Surabaya
Kenangan indah David da Silva bersama Persebaya Surabaya akan dihapus sejenak untuk mengantarkan hasil terbaik Malut United di Super League.
Momen tersebut juga yang menjadi kalimat perpisahan David da Silva dari Persebaya.
Persib pun menemukan celah untuk memboyong David da Silva ke Kota Kembang, dan berbuah catatan manis untuk memboyong dua gelar beruntun Super League musim 2023/24 dan 2024/25.
David da Silva Tak Gentar
Kini, pada musim 2025/26, David da Silva telah berganti kostum Malut United.
Top skor Super League musim lalu dengan perolehan 30 tetap mengisi pilihan utama di lini penyerangan Malut.
Striker berusia 36 tahun menorehkan 15 penampilan, 7 gol, dan 3 assist.
Performa David da Silva juga sejalan dengan laju impresif dari Malut.
Laskar Kie Raha menjadi tim Super League yang saat ini paling konsisten dengan catatan 11 laga beruntun tak terkalahkan. Tim besutan Hendri Susilo menuai tiga hasil imbang, dan sisanya berujung kekalahan.
Performa Malut United menempatkan mereka di posisi keempat klasemen.
Malut memperoleh 34 poin, atau berjarak tiga angka saja dari perolehan Borneo FC di posisi puncak.
Dengan demikian, pada rangka kunjungan ke markas Persebaya, tim tamu dihadapkan pada perjuangan untuk melanjutkan tren positif di tabel klasemen.
David da Silva selaku striker Malut telah menargetkan hasil terbaik bagi tim.
Ia akan melupakan kenangan sejenak bersama Persebaya untuk kembali melambungkan posisi Malut United di papan ata klasemen Super League.
"Saya mempunyai memori indah di sini. Tetapi, fokus saya sekarang bersama Malut United," ujar David dalam sesi jumpa pers, dilansir laman Malut, Jumat (9/1/2026).
"Saya menghormati jersey ini (Malut) dan akan memberikan kemampuan terbaik pada laga besok," sambung pemain 36 tahun.
Persebaya berpotensi menghadirkan perlawanan sengit kepada Malut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Malut-United-David-da-Silva-91.jpg)