Timnas Indonesia
Netizen Terbelah menjadi Dua Kubu di Kolom Instagram Ketua Umum PSSI
Terdapat beragam reaksi di dalam postingan Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir bersama pelatih baru Timnas Indonesia asal Kanada, John Herdman.
Dari konteks ungkapan tersebut, netizen merasa PSSI hanya mengulang pola kegagalan sebelumnya dalam penunjukan pelatih Timnas Indonesia.
Ke depan, jika John Herdman gagal membawa Timnas Indonesia berprestasi, maka PSSI berpotensi serupa melakukan pemecatan seperti yang diterima oleh Patrick Kluivert pada Oktober 2025 lalu.
"Kita mulai dari nol ya, nanti kalau gagal kita ulang dari nol lagi. Kalau gagal lagi mulai dari nol lagi. Kalau gagal lagi nol lagi. Semua kita kasih nol ya," tulis seorang netizen.
Maksud dari netizen patut dipaham,i karena setiap pergantian pelatih membawa penerapan sistem yang berbeda di sebuah tim.
Maka, diharapkan PSSI perlu mencari sistem yang paten dengan menerapkan struktur kepelatihan dalam jangka yang panjang.
Pengalaman dan Rekan Jejak John Herdman
John Herdman merupakan pelatih kelahiran Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975.
Ia mengawali karier kepelatihannya di lingkungan akademi Sunderland, sebelum juga menekuni dunia akademis sebagai pengajar di Northumbria University, Inggris.
Babak baru dalam kariernya dimulai ketika ia menerima tawaran jangka panjang dari Federasi Sepak Bola Selandia Baru untuk menangani tim nasional putra dan putri pada periode 2003 hingga 2011.
Di sana, pelatih berusia 50 tahun itu mengawal tim dalam sejumlah ajang prestisius, yakni Piala Dunia Wanita U-20 2006 di Rusia, Piala Dunia Wanita U-20 2008 di Chile, Piala Dunia Wanita senior 2008 di China, serta Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman.
Pengalaman serupa juga ia rasakan bersama Kanada.
Di sektor putra, Herdman memimpin Kanada pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Sementara di sektor putri, catatan pentingnya tercatat ketika Kanada tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia Wanita 2015.
Tak hanya di level senior, Herdman turut berperan besar dalam pembinaan usia muda.
Ia mengawal perjalanan Kanada di Piala Dunia U-20 2012 di Jepang, Piala Dunia U-20 2014 di Kosta Rika, serta Piala Dunia U-17 2016 di Yordania.
Pada fase terakhir sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Herdman sempat merasakan ketatnya kompetisi Major League Soccer (MLS) bersama Toronto FC.
Namun, catatan kurang memuaskan dengan 25 kekalahan dari 46 pertandingan membuat kebersamaan tersebut berakhir setelah satu musim, tepatnya pada 29 November 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Timnas-Indonesia-John-Herdman-Erick-Thohir-PSSI.jpg)