Piala Afrika
Mo Salah dan Mesir Kalah Penalti, Nigeria Juara 3 Piala Afrika 2025
Hasil buruk melanda Timnas Mesir dan Mohamed Salah setelah takluk dari Nigeria pada laga babak perebutan juara ketiga Piala Afrika 2025 di Maroko.
Ringkasan Berita:
- Mohamed Salah merupakan salah satu pemain Timnas Mesir yang gagal melaksanakan tugas sebagai eksekutor penalti.
- Mesir tumbang di tangan Nigeria dengan skor penalti 2-4 setelah laga alot sepanjang waktu normal
- Nigeria pun keluar sebagai juara 3 Piala Afrika 2025.
TRIBUNNEWS.COM - Mohamed Salah (Mo salah) bersama Timnas Mesir gagal meraih predikat juara ketiga Piala Afrika 2025, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB.
Mesir harus mengakui keunggulan Nigeria lewat drama adu penalti setelah laga waktu normal berakhir imbang 0-0 dalam pertandingan waktu normal.
Pada babak tos-tosan, Mo salah yang maju sebagai eksekutor pertama Mesir gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Stanley Nwabali tampil dengan begitu tenang dan akurat untuk menepis tendangan pemain Liverpool tersebut.
Kegagalan Salah menaklukkan Nwabali merupakan kerugian besar, karena Mesir sempat berada di atas angin setelah penendang pertama Nigeria, Dele-Bashiru, gagal menuntaskan penalti.
Nasib serupa dialami pemain Manchester City, Omar Marmoush, yang menjadi algojo kedua Mesir dan gagal menaklukkan Stanley Nwabali.
Sebaliknya, empat penendang Nigeria berikutnya, termasuk·Ademola Lookman sukses menjalankan tugas mereka.
Dengan Mesir hanya mampu mencetak dua gol dari titik putih, Nigeria pun keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 dalam adu penalti.
Mesir belum Terlepas dari Kutukan Penalti
Dalam tiga penampilan terakhir mereka di Piala Afrika, babak adu penalti selalu berakhir pahit bagi Mesir.
Pada edisi 2023/24, Mesir tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Republik Demokratik Kongo melalui adu tos-tosan.
Sementara itu, pada final edisi 2021/22, Senegal memupus harapan Mesir yang kala itu hanya selangkah lagi mengangkat trofi.
Dan puncaknya pada edisi perebutan juara ketiga kali ini, Nigeria keluar sebagai juara tiga usai mengalahkah Mesir lewat keadaan serupa.
Hasil ini sekaligus menandai kegagalan ketiga Mesir dari total enam kesempatan mereka tampil di babak perebutan tempat ketiga Piala Afrika.
Meski demikian, Mesir tetap tercatat sebagai tim tersukses sepanjang sejarah Piala Afrika.
The Pharaohs telah mengoleksi tujuh gelar juara, dengan trofi terakhir diraih pada edisi 2010.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Timnas-Mesir-Mohamed-Salah-181.jpg)