Liga Champions
Arbeloa Minta Madridista Dukung Real Madrid, Ingin Ubah Cemoohan Menjadi Tepuk Tangan
Alvaro Arbeloa meminta Madridista memberi dukungan penuh saat Real Madrid melawan AS Monaco di Liga Champions, usai skuad dicemooh oleh fans sendiri.
Ringkasan Berita:
- Alvaro Arbeloa meminta Madridista memberi dukungan penuh saat Real Madrid melawan AS Monaco di Liga Champions, usai skuad dicemooh fans pada laga kontra Levante di Bernabeu.
- Meski menang 2-0 atas Levante, suasana stadion tegang. Vinicius dan Jude Bellingham dicemooh fans sepanjang pertandingan.
- Kini Arbeloa ingin mengubah cemoohan menjadi tepuk tangan. Laga lawan Monaco penting untuk mendekati posisi 8 besar dan lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, secara terbuka meminta dukungan penuh dari para suporter (Madridista) saat timnya menghadapi AS Monaco pada pekan 7 fase liga Liga Champions, Rabu (21/1) dini hari WIB.
Permintaan ini disampaikan menyusul cemoohan yang diterima skuad Los Blancos pada laga liga Spanyol melawan Levante, Sabtu (17/1/2026) lalu.
Berdasarkan laporan Mundo Deportivo, Arbeloa menekankan pentingnya atmosfer positif di Bernabeu, mengingat banyak kesuksesan besar Real Madrid diraih berkat dorongan suporter di stadion.
"Kami sangat ingin suporter berada di pihak kami karena tanpanya kami tidak memiliki banyak peluang," ucap Arbeloa, dikutip dari Mundo Deportivo.
Meski berhasil mengalahkan Levante 2-0 dan memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona menjadi satu poin. Namun, suasana di Bernabeu terasa tegang sepanjang laga.
Pemain seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham sempat dicemooh fans di babak pertama.
Kemarahan fans Los Blancos ini muncul setelah kekalahan di final Puala Super Spanyol lawan Barcelona hingga berujuh pemecatan Xabi Alonso.
Vinicius dan Jude Bellingham dianggap salah satu penyebab yang menyebabkan Xabi Alonso dipecat.
Selain itu, performa buruk Vinicius (termasuk paceklik gol panjang di kandang), rumor ketidakcocokan dengan Alonso, dan spekulasi perpanjangan kontrak yang lambat mengakibatkan hubungan dengan Alonso retak.
Selain itu, Madridista juga menyanyikan "Florentino Perez Mundur" sepanjang laga.
Ingin Ubah Cemoohan Menjadi Tepuk Tangan
Sebagai mantan pemain Real Madrid, Arbeloa mengaku paham betul karakter suporter Real Madrid.
Kini ia memotivasi anak asuhnya untuk mengubah cemoohan tersebut menjadi tepuk tangan di dalam stadion.
"Saya tahu bagaimana suporter Bernabeu karena saya pernah menjadi bagian darinya," ucapnya.
"Jika ada sesuatu yang adil, maka tugas kami untuk mengubah cemoohan menjadi tepuk tangan," tegasnya.
Laga melawan AS Monaco menjadi pertandingan ketiga Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid, sekaligus debutnya di Liga Champions.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Real-Madrid-Alvaro-Arbeloa.jpg)