Liga Arab Saudi
Ronaldo Murka, CR7 Kirim Ultimatum ke PIF Imbas Kedatangan Benzema di Al Hilal
Cristiano Ronaldo ultimatum ke Public Investment Fund (PIF) yang dianggap merugikan Al Nassr setelah kedatangan Karim Benzema ke Al Hilal.
Ringkasan Berita:
- Al Nassr terancam krisis internal serius, dengan Jorge Jesus serta staf dekat Ronaldo dikabarkan berpotensi mundur akibat campur tangan PIF dalam pengelolaan klub.
- Ronaldo menolak bermain sebagai bentuk protes, menilai PIF melakukan favoritisme terhadap Al Hilal, terutama setelah sukses mendatangkan Karim Benzema.
- Tuntutan utama Ronaldo adalah kembalinya kendali penuh ke dewan klub Al Nassr, karena tanpa itu, ia menilai klub sulit bersaing secara adil dan berisiko kehilangan stabilitas klub.
TRIBUNNEWS.COM – Al Nassr berada di ambang krisis besar. Dalam hitungan jam ke depan, jajaran staf kepelatihan Jorge Jesus dikabarkan berpotensi mengundurkan diri, di tengah situasi internal klub yang kian memanas dan belum menemukan titik terang.
Kondisi tersebut semakin diperparah oleh sikap Cristiano Ronaldo yang masih menolak turun ke lapangan.
Penolakan ini disebut sebagai bentuk protes terhadap arah kebijakan klub serta campur tangan Public Investment Fund (PIF) yang dinilai tidak adil dalam mengelola empat klub elite Liga Arab Saudi: Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli.
Meski belum mengeluarkan pernyataan resmi, sikap Ronaldo dianggap sudah sangat jelas. Bintang asal Portugal itu dikabarkan tidak akan bermain hingga PIF menghentikan apa yang ia anggap sebagai sabotase internal terhadap Al Nassr.
Sinyal ancaman tersebut mulai terlihat saat Al Nassr meraih kemenangan 1-0 atas Al Riyadh pada Senin (2/2/2026) malam WIB. Dalam laga itu, Ronaldo tak terlihat dalam skuad asuhan Jorge Jesus.
Ronaldo juga menilai PIF telah merusak reputasi klub melalui kebijakan yang dianggap timpang dan sarat favoritisme.
Favoritisme ke Al Hilal Jadi Pemicu
Menurut sumber internal, puncak kekecewaan Ronaldo dan internal Al Nassr dipicu oleh perlakuan istimewa PIF terhadap Al Hilal, rival utama mereka.
Langkah Al Hilal yang baru saja mendatangkan Karim Benzema menjadi simbol paling nyata dari ketimpangan tersebut.
“Karim Benzema resmi menjadi Hilali,” tulis akun Instagram resmi Al Hilal pada Selasa (3/2/2026) pagi WIB.
Al Hilal dinilai mampu menawarkan stabilitas proyek, ambisi juara, serta kedalaman skuad yang meyakinkan Benzema untuk langsung bersaing di papan atas.
Terlebih, Al Hilal saat ini masih kokoh di puncak klasemen Liga Arab Saudi 2025/2026.
Situasi ini membuat Al Nassr merasa ditinggalkan dalam proyek besar sepak bola Arab Saudi.
Baca juga: Adu Ranking Liga Arab Saudi vs MLS: Kompetisinya Ronaldo Lebih Sengit daripada Messi
Ancaman Mundurnya Orang-Orang Kunci Al Nassr
Ketegangan tersebut berdampak langsung pada struktur internal klub.
Pelatih Jorge Jesus, bersama Simao dan Jose Semedo adalah dua sosok yang dikenal dekat dengan Ronaldo yang dikabarkan siap mengambil langkah ekstrem dengan mengundurkan diri secara bersamaan, dikutip dari X @TeamCRonaldo.
Jika benar terjadi, Al Nassr akan kehilangan figur-figur kunci dalam waktu bersamaan, sebuah pukulan telak bagi stabilitas klub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ronaldo-vs-benzema-al-nassr-vs-al-ittihad.jpg)