Futsal
Final Piala Asia Futsal 2026: Hector Souto Minta M Iqbal CS Bermain Lebih Cerdas Saat Hadapi Iran
Hector mengakui bahwa Indonesia belum memiliki kapasitas untuk mendominasi permainan sepanjang 40 menit penuh.
Namun Hector menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hasil kerja individu.
“Ini bukan tentang saya. Ini tentang kita semua. Kita semua adalah pembuat sejarah. Ini adalah keberhasilan ekosistem futsal Indonesia, terutama para pemain dan staf,” tegasnya.
Terkait upaya menjaga kondisi mental pemain, Hector menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan justru dengan memberikan waktu pemulihan yang cukup setelah padatnya agenda pertandingan.
“Setelah SEA Games, kami memberi pemain waktu libur karena mereka bermain empat pertandingan dalam lima hari. Itu sangat berat secara fisik dan mental. Kami memberi mereka waktu lebih dari 10 hari untuk pemulihan cedera,” jelas Hector.
Saat pemusatan latihan, tim pelatih lebih menekankan persiapan strategis dan analisis calon lawan.
Sementara dari sisi mental, Hector menilai para pemain sudah terbiasa menghadapi tekanan sejak sesi latihan.
“Latihan kami memang penuh tuntutan. Itu sebabnya saat pertandingan, para pemain bisa bermain lebih bebas,” ucapnya.
Menjelang partai final, Hector menyebut fokus utama skuad Garuda kini bukan lagi soal motivasi, melainkan pemulihan kondisi fisik agar siap bersaing hingga akhir laga.
“Saat ini fokus utama kami adalah recovery,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/OPTIMISTIS-Pelatih-Timnas-Futsal-Indonesia-Hector-Souto.jpg)