Liga Italia
Kisruh Internal Madrid Ciptakan Perang Segitiga Raksasa Serie A: AC Milan Jaga Fenomena 30-an
Keretakan hubungan Alvaro Arbeloa dengan Dani Carvajal hadirkan perang segitiga antara AC Milan, Juventus, dan Inter Milan di lantai bursa transfer.
Sementara Juventus, klub berjuluk Bianconeri ini menginginkan Carvajal karena kebutuhan taktis allenatore Luciano Spalletti.
Jaga 'Fenomena' Pemain 30-an
Menjadi rahasia umum bahwa dalam lima tahun terakhir AC Milan hobi mendatangkan pemain di atas usia 30-tahun.
Sebut saja Zlatan Ibrahimovic, Olivier Giroud, Marco Sportiello, hingga Antonio Mirante, bergabung ke tim Merah Hitam ketika usianya di atas 30 tahun.
Tidak berhenti sampai di situ, keputusan Milan mendatangkan pemain berusia berkepala tiga membuahkan hasil manis pada musim 2021/2022 ketika sukses menjadi juara Serie A.
Seakan tak ingin kehilangan tradisi mereka, AC Milan meneruskan 'fenomena' mengandalkan pemain berusia 30-an tahun di musim ini.
Dua di antaranya ialah Luka Modric dan Adrien Rabiot.
Modric didatangkan Rossoneri ke Milan dari Madrid dengan status bebas transfer. Kala itu pemain timnas Kroasia ini bergabung ke AC Milan di usia 39 tahun.
Pun hal yang sama juga berlaku bagi Rabiot. Mantan pemain Juventus ini kembali ke Serie A untuk memperkuat AC Milan di umur lebih dari 30 tahun.
Kini, hal itu coba diteruskan Milan lewat kehadiran Dani Carvajal. Mentalitasnya sebagai salah satu kunci sukses kegemilangan Madrid dalam beberapa tahun terakhir, coba diambil Rossoneri.
Kendati usianya sudah tak lagi muda, namun Carvajal masih menjadi salah satu wingbek kanan terbaik dunia saat ini.
(Tribunnews.com/Giri)