Super League
Kutukan Stadion Manahan Berlanjut, Persis Solo Satu-satunya Tim Tanpa Kemenangan di Kandang
Hampir 10 bulan Persis tanpa kemenangan di Manahan. Hasil imbang 2-2 vs Madura United perpanjang rekor buruk, tekanan semakin besar di zona degradasi.
Ringkasan Berita:
- Persis Solo belum menang di kandang hampir 10 bulandan menjadi satu-satunya tim Super League 2025/2026 tanpa kemenangan home. Hasil imbang 2-2 vs Madura United memperpanjang rekor 10 laga kandang tanpa menang.
- Di musim ini dari 10 laga kandang, Persis hanya 3 imbang dan sisanya kalah, membuat mereka terpuruk di dasar klasemen dengan 12 poin.
- Pelatih Milomir Seslija menyebut rekor buruk jadi beban psikologis, namun memuji karakter tim.
TRIBUNNEWS.COM - Persis Solo semakin terpuruk sebagai satu-satunya tim di Super League 2025/2026 yang belum merasakan kemenangan di kandang sendiri.
Tren buruk ini telah berlangsung hampir 10 bulan, membuat Laskar Sambernyawa kesulitan lolos dari ancaman degradasi.
Hasil imbang 2-2 melawan Madura United di pekan ke-21, Jumat (13/2/2026) sore WIB di Stadion Manahan, semakin memperpanjang puasa kemenangan mereka di rumah.
Ya, Persis Solo tengah mengalami periode sulit yang ditandai dengan rekor tanpa kemenangan di kandang selama hampir 10 bulan.
Kemenangan terakhir di Stadion Manahan terjadi pada 27 April 2025, saat mereka mengalahkan Persita Tangerang 1-0 di musim Liga 1 sebelumnya.
Di musim ini, tim besutan Milomir Seslija belum mampu memenangi satu pun laga kandang, termasuk dua pertandingan awal putaran kedua.
Dari total 10 laga kandang musim ini, Persis hanya meraih hasil tiga kali imbang dan sisanya berakhir dengan kekalahan, yang membuat mereka terjebak di dasar klasemen dengan raihan 12 poin.
Terbaru, di laga melawan Madura United di pekan ke-21 ini, Persis nyaris kalah meski bermain di depan pendukung sendiri, tapi berhasil selamat berkat gol injury time.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengaku bahwa masalah ini menjadi tekanan psikologis bagi anak asuhnya.
"Kami menyadari tekanan besar mengenai rekor 10 pertandingan tanpa kemenangan di Manahan. Ini adalah beban psikologis bagi para pemain," ucap Milomir Seslija seusai pertandingan melawan Madura United, Jumat (13/2).
"Kami memulai pertandingan dengan sedikit gugup, dan kesalahan di babak pertama membuat kami harus mengejar ketertinggalan."
"Namun, karakter yang ditunjukkan pemain untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir menunjukkan bahwa tim ini memiliki jiwa petarung," lanjutnya.
Baca juga: Persis Solo vs Madura United Imbang 2-2, Coach Milo Sebut Anak Asuhnya Banyak Salah Sendiri
Meski begitu, pelatih yang akrab disapa Coach Milo itu tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya.
"Tetapi saya tetap mengucapkan terima kasih kepada para pemain saya," ucap Milo.
"Mereka telah berjuang hingga akhir. Pertandingan hari ini sangat sulit karena kami menghadapi tim yang sangat terorganisir seperti Madura United."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Striker-anyar-Persis-Solo-Roman-Paparyha-saat-melawan-Madura-United.jpg)