Rabu, 20 Mei 2026

Liga Prancis

Kisruh Mason Greenwood dengan Marseille Buka Peluang Untung MU

Kisruh Greenwood dengan Marseille bisa membuat Manchester United untung besar jika sang pemain dijual pada bursa transfer musim panas 2026.

Tayang:
FRED TANNEAU / AFP
MERAYAKAN GOL - Penyerang Marseille asal Inggris bernomor punggung 10 Mason Greenwood merayakan gol pertamanya bagi timnya dalam pertandingan Liga Prancis antara Stade Brestois 29 (Brest) dan Olympique Marseille (OM) di Stade Francis-Le Ble di Brest, Prancis barat pada 17 Agustus 2024. Kisruh yang melibatkan Mason Greenwood bersama Marseille berpotensi membawa keuntungan besar bagi Manchester United jika sang pemain benar-benar dilepas pada bursa transfer musim panas 2026. (Foto Arsip, Agustus 2024)(Foto oleh FRED TANNEAU / AFP) 

Ringkasan Berita:
  • Olympique de Marseille dilanda kekacauan internal setelah pelatih Roberto De Zerbi dan direktur olahraga Mehdi Benatia sama-sama mundur.
  • Masa depan Mason Greenwood ikut terancam, meski tampil tajam dengan 23 gol, akibat konflik internal dan ketidakjelasan proyek klub.
  • Manchester United berpotensi diuntungkan, karena punya klausul penjualan kembali jika Marseille melepas Greenwood dengan harga sekitar £60 juta.

TRIBUNNEWS.COM – Kekacauan internal yang melanda Olympique de Marseille dalam sepekan terakhir kini menimbulkan tanda tanya besar terhadap masa depan Mason Greenwood di klub raksasa Liga Prancis tersebut.

Situasi di Marseille berubah drastis setelah pelatih kepala Roberto De Zerbi memutuskan angkat kaki, menyusul kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain (PSG) beberapa pekan lalu.

Kepergian De Zerbi menandai awal dari gejolak yang semakin membesar di internal klub.

Masalah Marseille tidak berhenti pada kepergian De Zerbi. Beberapa hari berselang, direktur olahraga klub, Mehdi Benatia, juga mengundurkan diri dari jabatannya.

Pelatih kepala Brighton asal Italia Roberto De Zerbi merayakan akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Newcastle United di Stadion Komunitas American Express di Brighton, Inggris selatan pada 2 September 2023. Brighton dan Hove Albion menang 3 - 1 melawan Newcastle United. Glyn KIRK / AFP
BERTEPUK TANGAN - Mantan Pelatih Brighton asal Italia Roberto De Zerbi merayakan akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Newcastle United di Stadion Komunitas American Express di Brighton, Inggris selatan pada 2 September 2023. Brighton dan Hove Albion menang 3 - 1 melawan Newcastle United. (Foto Arsip, September 2023) (Glyn KIRK / AFP)

Dalam pernyataan resminya, Benatia mengakui bahwa pengunduran dirinya dipicu oleh kegagalan komunikasi dan ketegangan internal yang terus meningkat.

“Sejak tiba di klub ini, saya selalu bertindak dengan sepenuh hati dan satu obsesi: mengembalikan Olympique de Marseille ke tempat yang seharusnya,” ujar Benatia, dikutip dari Mirror.

Ia menegaskan bahwa Marseille masih memiliki peluang besar untuk lolos ke Liga Champions dan meraih trofi Coupe de France, namun situasi internal yang tidak kondusif membuatnya memilih mundur.

“Saya merasakan ketidakpuasan yang semakin meningkat dan kegagalan komunikasi yang sangat saya sesalkan. Di Marseille, hasil adalah satu-satunya ukuran yang sesungguhnya,” tambahnya.

“Oleh karena itu, saya mengajukan pengunduran diri karena klub akan selalu lebih penting daripada individu. Saya tidak ingin kehadiran saya menjadi beban bagi organisasi dan perkembangan klub," jelasnya.

Baca juga: MU Cari Duplikat McTominay, INEOS Siapkan Dana Rp919 Miliar demi Tebus Marcos Llorente

Menurut laporan L’Equipe, hubungan antara Benatia dan Greenwood dikabarkan memburuk sejak lama.

Keduanya disebut saling mengabaikan, dengan Benatia menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap Greenwood, baik terkait performa maupun sikap sang pemain di luar lapangan.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Greenwood dianggap kurang menjalankan tanggung jawab komersial klub pada musim panas lalu, sebuah hal yang membuat mantan bek Bayern Munich dan Juventus itu geram.

Ironisnya, konflik tersebut terjadi di tengah performa Greenwood yang sangat impresif. Penyerang berusia 24 tahun itu telah mencetak 23 gol di semua kompetisi musim ini, menjadikannya salah satu aset paling berharga Marseille.

Namun, atmosfer klub yang memanas dan ketidakpastian arah proyek pasca kepergian De Zerbi serta Benatia berpotensi mendorong Greenwood untuk mencari tantangan baru di luar Prancis.

Mason Greenwood resmi diperkenalkan klub asal Prancis, Marseille.
DIPERKENALKAN - Mason Greenwood resmi diperkenalkan klub asal Prancis, Marseille. (Instagram Marseille)

Manchester United Bisa Panen Uang

Jika Greenwood benar-benar meninggalkan Marseille, Manchester United berpeluang meraup keuntungan besar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Paris SG
34
24
4
6
74
29
45
76
2
Lens
34
22
4
8
66
35
31
70
3
Lille
34
18
7
9
52
37
15
61
4
Lyon
34
18
6
10
53
40
13
60
5
Marseille
34
18
5
11
63
45
18
59
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved