Liga Champions
Ramai Kylian Mbappe Ngamuk ke Junior Lionel Messi, Minta Dicoret dari Liga Champions
Junior Lionel Messi Gianluca Prestianni lontarkan kata-kata rasisme yang buat Kylian Mbappe ngamuk dan minta dicoret dari Liga Champions.
Ringkasan Berita:
- Kemenangan Real Madrid atas Benfica pada leg 1 playoff 16 besar Liga Champions diwarnai amarah Kylian Mbappe kepada Gianluca Prestianni
- Gianluca Prestianni merupakan junior Lionel Messi di timnas Argentina, yang di laga melawan Real Madrid melontarkan kata-kata rasisme
- Aksi rasisme dilakukan Gianluca Prestianni yang ditujukan kepada penyerang sayap Real Madrid Vinicius Jr.
TRIBUNNEWS.COM - Kylian Mbappe tidak bisa membendung amarahnya kepada junior Lionel Messi, Gianluca Prestianni, sebagai biang kerok chaos laga Benfica vs Real Madrid.
Tepatnya pada playoff 16 Besar Liga Champions 2025/2026, kemenangan 0-1 Real Madrid atas Benfica di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (18/2) dini hari WIB, diwarnai insiden rasisme.
Vinicius Jr. menjadi korban rasisme yang dilakukan Gianluca Prestianni.
Pemain berusia 20 tahun asal Ciudadela, Argentina ini, melontarkan kalimat tak pantas berisikan hinaan rasisme kepada Vinicius Jr. sesaat setelah sang pemain berselebrasi usai mencetak gol pada menit ke-50'.
Dalam klaim Kylian Mbappe setelah pertandingan, junior Lionel Messi ini melontarkan kata-kata rasisme sebanyak lima kali.
Sekalipun itu tertutup menggunakan jersey, namun ucapan winger kelahiran 31 Januari 2006 ini terlihat jelas di kamera.
"Mereka punya kamera terbaik. analisis wajahnya, dia menutupi mulutnya agar kita tidak bisa membaca gerak bibirnya, namun wajahnya tidak bisa berbohong," buka Mbappe dalam wawancara setelah laga kepada Amazon Prime.
Vinicius Jr. sempat mengadukan kepada wasit atas perlakuan yang dia terima.
Winger asal Brasil inipun meninggalkan lapangan pertandingan, diikuti rekan setimnya, yang setelah delapan menit mereka kembali melanjutkan laga.
“Saya bertanya kepada Vini apa yang ingin dia lakukan. Apa pun yang dia mau, kami akan melakukannya sebagai tim. Kami tidak akan pernah meninggalkan Vini sendirian. Kami mendukung pemain kami. Jika hal seperti itu terjadi pada Anda, bagaimana perasaan Anda?" sambung mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG).
“Apakah Prestianni meminta maaf? Apakah Anda melihat wajahnya? Permintaan maaf? Kami tidak bodoh."
"Saya tidak mengatakan saya sempurna, tapi saya tidak membiarkan hal seperti itu begitu saja.”
Baca juga: Hasil Benfica vs Real Madrid: Vinicius Korban Rasis Pemain Argentina, Mbappe Marah & Mourinho Diusir
Tak Layak Main di Liga Champions
Momen yang tak kalah viral terjadi setelah laga dilanjutkan usai chaos insiden rasisme.
Terdapat momen di mana Mbappe dan Prestianni berada di sisi yang sama.
Mbappe yang jengkel atas kelakukan pemain timnas Argentina itu, memberikan kalimat yang tak kalah menohok. Mbappe menyebut Prestianni sebagai "sialan si tukang rasis".