Senin, 20 April 2026

Liga Champions

6 Insiden Rasis yang Pernah Menimpa Vinicius Junior, Balon Tiruan hingga Kasus Prestianni

Vinicius Junior telah menerima tindakan rasis sebanyak enam kali sepanjang kariernya sejak bergabung di Real Madrid lebih dari enam tahun lalu.

Instagram Gianluca Prestianni
BEREBUT BOLA - Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni berebut bola pada laga Benfica vs Real Madrid di Liga Champions 2025/2026. Vinicius Junior telah menerima tindakan rasis sebanyak enam kali sepanjang kariernya di Real Madrid, mulai dari balon tiruan di jembatan hingga kasus Gianluca Prestianni di Liga Champions 2025/2026. 

Ringkasan Berita:
  • Vinicius Junior kembali melaporkan dugaan rasisme, kali ini saat membela Real Madrid melawan Benfica di Liga Champions 2025/2026.
  • Insiden tersebut menambah daftar panjang rasisme yang dialami Vinicius sejak 2022, termasuk nyanyian rasis, patung digantung, hingga pelecehan langsung di stadion.
  • Meski kerap jadi korban, Vinicius tetap vokal melawan rasisme dan menjawabnya dengan prestasi di lapangan, sementara publik kini menanti sikap tegas UEFA.

TRIBUNNEWS.COM – Vinicius Junior kembali menjadi korban dugaan tindakan rasisme dalam kariernya di Eropa. Insiden terbaru terjadi pada laga leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 antara Real Madrid dan Benfica, Selasa (18/2/2026) dini hari WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz tersebut yang dimenangkan Real Madrid dengan skor 1-0. Vinicius Junior yang menjadi pahlawan kemenangan terkena dugaan rasisme oleh pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

Setelah laga, Vinicius Junior secara terbuka mengungkapkan apa yang ia alami di lapangan.

Dugaan tindakan rasis yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menambah daftar panjang perlakuan diskriminatif yang dialami winger asal Brasil tersebut sepanjang kariernya di Eropa.

Meski begitu, Vinicius Junior tetap tegar menghadapi tindakan rasis yang sering ia terima.

RASISME - Winger Real Madrid, Vinicius Junior (tengah) diduga mendapatkan tindakan rasisme dari pemain Benfica selama pertandingan play-off babak 16 besar Liga Champions, pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Vinicius Jr langsung melapor ke wasit dan pertandingan dijeda 10 menit karena mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA.
RASISME - Winger Real Madrid, Vinicius Junior (tengah) diduga mendapatkan tindakan rasisme dari pemain Benfica selama pertandingan play-off babak 16 besar Liga Champions, pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Vinicius Jr langsung melapor ke wasit dan pertandingan dijeda 10 menit karena mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA. (Website Real Madrid)

"Ini bukan pertama kalinya, atau kedua kalinya, atau ketiga kalinya. Rasisme adalah hal yang biasa di LaLiga. Kompetisi menganggapnya normal, begitu pula federasi, dan lawan-lawan mendorongnya," kata Vinicius dikutip dari Itv.

"Liga yang dulunya milik Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kini milik para rasis. Tapi saya kuat dan saya akan berjuang sampai akhir melawan para rasis. Sekalipun jauh dari sini," tambahnya.

6 Insiden Rasis yang Pernah Dialami Vinicius

Via BBC

1. 20 September 2022 – Nyanyian Rasis Jelang Derbi Madrid

Menjelang laga derbi La Liga kontra Atletico Madrid, Vinicius menjadi sasaran nyanyian bernada rasis dari sekelompok suporter di luar stadion.

Atletico Madrid mengecam tindakan tersebut dan menyebut pelakunya sebagai “minoritas yang tidak dapat diterima”.

Lima orang kemudian dijatuhi hukuman penjara percobaan, menjadi salah satu kasus awal yang membuka mata publik terhadap masalah serius yang dihadapi Vinicius.

2. 26 Januari 2023 – Balon Tiruan Digantung di Jembatan

AKSI RASIS - Aksi rasis dengan menggantung boneka balon yang menyerupai Vinicius Junior dengan mengenakan jersey Real Madrid di sebuah jembatan dekat tempat latihan Los Blancos pada Januari 2023 lalu. (Foto diunduh dari Twitter @CDeportivaES - 17/6/2025)
AKSI RASIS - Aksi rasis dengan menggantung boneka balon yang menyerupai Vinicius Junior dengan mengenakan jersey Real Madrid di sebuah jembatan dekat tempat latihan Los Blancos pada Januari 2023 lalu. (Foto diunduh dari Twitter @CDeportivaES - 17/6/2025) (Twitter @CDeportivaES)

Salah satu insiden paling mengerikan terjadi ketika balon tiruan Vinicius digantung di sebuah jembatan dekat pusat latihan Real Madrid, disertai spanduk bernada kebencian.

La Liga mengecam keras tindakan tersebut. Empat pelaku didenda 60.000 euro dan dilarang masuk stadion selama dua tahun, menjadikan kasus ini simbol ekstrem rasisme dalam sepak bola Spanyol.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved