Liga Inggris
Xabi Alonso Tolak Marseille, Bidik Proyek Lebih Stabil di Liverpool
Xabi Alonso dilaporkan menolak tawaran untuk melatih Olympique de Marseille dan lebih prioritaskan klub yang lebih stabil seperti Liverpool.
Setelah gagal mendapatkan Alonso, Marseille akhirnya menunjuk mantan bek Newcastle, Habib Beye, sebagai pelatih anyar. Penunjukan itu dilakukan hanya sepekan setelah Beye diberhentikan oleh Rennes.
McCourt menegaskan bahwa target utama klub adalah mengamankan tiket Liga Champions musim depan serta tampil kompetitif di Coupe de France.
Namun bagi Alonso, proyek dengan dinamika ruang rapat yang bergejolak bukanlah pilihan ideal, terlebih setelah pengalaman penuh tekanan di Madrid.
Cari Proyek Stabil, Liverpool Muncul di Radar
Usai berpisah dari Real Madrid, Xabi Alonso dikabarkan kini lebih selektif dalam menentukan langkah berikutnya. Ia disebut memprioritaskan klub yang memiliki fondasi struktural kuat serta visi jangka panjang yang jelas, guna menghindari situasi tidak stabil seperti yang baru saja dialaminya.
Nama Liverpool pun mulai dikaitkan dengan pelatih asal Spanyol tersebut.
Spekulasi ini muncul seiring meningkatnya tekanan terhadap Arne Slot, yang performa timnya musim ini dinilai belum konsisten.
Meski belum berada di ambang pemecatan, posisi Slot tidak sepenuhnya aman.
Liverpool saat ini masih berjuang untuk mengamankan finis di empat besar Liga Inggris 2025/2026, sebuah target minimal demi menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Ironisnya, Slot sempat membawa Liverpool meraih gelar juara musim lalu. Namun dalam sepak bola modern, prestasi masa lalu kerap tak cukup menjadi jaminan.
Sorotan terhadap kursi kepelatihannya kini semakin tajam, terutama jika performa tim tak kunjung stabil.
Bahkan, dalam berbagai spekulasi yang berkembang, pintu keluar dari Anfield disebut lebih dekat bagi Slot ketimbang jaminan bertahan hingga akhir musim.
Jika skenario perpisahan benar-benar terjadi, nama Xabi Alonso diyakini akan menjadi salah satu kandidat terdepan untuk mengisi posisi tersebut.
Bagi Alonso sendiri, keputusan berikutnya akan sangat krusial dalam membentuk arah karier kepelatihannya. Ia tampaknya tidak ingin terburu-buru menerima tawaran, dan lebih memilih proyek yang menawarkan stabilitas, dukungan penuh dari manajemen, serta fondasi yang memungkinkan pembangunan tim secara berkelanjutan.
(Tribunnews.com/Ali)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-bayer-leverkusen-xabi-alonso-tampil-sebelum-melawan-vfl-bochum.jpg)