Super League
Comeback Gila PSIM, Tertinggal 0-3 Laskar Mataram Paksa Bali United Imbang 3-3 di Injury Time
Drama enam gol di Bantul, PSIM bangkit dari 0-3 dan paksa Bali United bermain imbang 3-3 lewat gol injury time pada pekan ke-22 Super League.
Ringkasan Berita:
- PSIM dan Bali United bermain imbang 3-3 dalam laga dramatis pekan ke-22 Super League di Bantul.
- PSIM sempat tertinggal 0-3 lewat gol Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya sebelum bangkit usai memanfaatkan kartu merah Ferrari.
- Gol Savio Sheva, bunuh diri Ricky Fajrin, dan tandukan Ramos Mingo di injury time selamatkan PSIM. kini PSIM berada di peringkat 7, Bali di posisi 11.
TRIBUNNEWS.COM - Hujan enam gol tersaji dalam duel PSIM Yogyakarta vs Bali United pada pekan ke-22 Super League, Senin (23/2/2026) malam WIB.
Berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul, hasil pertama PSIM Yogyakarta vs Bali United berakhir imbang 3-3.
Pada laga ini sejatinya PSIM tertinggal 0-3 lewat gol Goppel, Tim Receveur dan Irfan Jaya.
Namun PSIM mampu bangkit dramatis, setelah manfaatkan kartu merah Ferrari untuk cetak tiga gol lewat sepakan roket Savio Sheva (65'), gol bunuh diri Ricky Fajrin (88'), dan tandukan Ramos Mingo (90+1').
Hasil imbang ini membuat PSIM naik ke urutan ke-7 klasemen Super League dengan 33 poin.
Sementara Bali United masih tertahan di peringkat ke-11 dengan 29 poin.
Hasil ini juga membuat Bali United memperpanjang rekor minor dengan tak mampu menang dalam lima pertandingan terakhir (imbang 2, kalah 3).
Jalannya Pertandingan
PSIM Yogyakarta selaku tuan rumah langsung mendominasi permainan sejak awal peluit babak pertama dibunyikan.
Sementara itu Bali United memilih menunggu dengan menerapkan defend counter.
Namun sejauh lima menit babak pertama berjalan, PSIM masih kesulitan masuk ke area ruang eksekusi.
Pertahanan masing-masing tim tampak masih rapat dan compact di awal babak pertandingan babak pertama ini.
PSIM menciptakan peluang pertama pada menit ke-9 melalui sepakan kaki kiri Fahreza Sudin, setelah menerima umpan backheel dari Haljeta. Namun sepakannya masih mampu ditepis kiper Bali United Mike Hauptmeijer.
Pada menit ke-12, Bali United memiliki kesempatan emas lewat serangan balik cepat dari sisi kiri, namun eksekusi dari Boris Kopitovic terlalu lemah sehingga dapat diantisipasi dengan mudah oleh Cahya Supriadi.
Dua menit kemudian, Cahya Supriadi nyaris blunder saat mengantisipasi umpan silang dari sisi kanan, bola tangkapannya terlepas, beruntun tidak masuk ke dalam gawang.
Irfan Jaya memberikan ancaman pada menit ke-21 lewat tendangan plessing dari luar kotak penalti, namun masih melebar tipis di atas gawang PSIM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aksi-penyerang-Bali-United-Boris-Kopitovic-saat-melawan-PSIM-Yogyakarta.jpg)