Liga Champions
Antara Dendam City dan Harapan Sporting: Siapa yang Paling Diuntungkan dari Kelolosan Bodo/Glimt?
Efek domino dari kejutan yang sejauh ini telah diciptakan Bodo/Glimt layak dinanti di fase gugur Liga Champions musim 2025/2026.
Ringkasan Berita:
- Efek domino dari kejutan yang sejauh ini telah diciptakan Bodo/Glimt layak dinanti di fase gugur Liga Champions musim 2025/2026.
- Setelah mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid di dua laga terakhirnya pada fase liga.
- Kejutan besar kembali diukir klub asal Norwegia itu dengan menyingkirkan Inter Milan dengan skor 2-5 di play-off.
- Kini, kelolosan Bodo/Glimt ke fase gugur berpotensi sedikit mengubah peta persaingan di Liga Champions.
TRIBUNNEWS.COM - Efek domino dari kejutan yang sejauh ini telah diciptakan Bodo/Glimt layak dinanti di fase gugur Liga Champions musim 2025/2026.
Akan sejauh apa langkah yang bakal ditempuh oleh klub yang berasal dari Norwegia tersebut nantinya?
Tak bisa disangkal, label pembunuh klub raksasa mendadak patut disematkan ke klub Bodo/Glimt.
Bukannya tanpa alasan, karena Bodo/Glimt mampu membuktikan diri bahwa tidak peduli darimana mereka berasal, tim ini mampu menciptakan kejutan besar di panggung semewah Liga Champions.
Terbaru, Bodo/Glimt tampil luar biasa saat membungkam perlawanan Inter Milan, Rabu (25/2/2026) dinihari tadi.
Baca juga: Matematika Inter Milan: Menukar Luka Liga Champions dengan Trofi Ganda di Tanah Italia
Dalam laga leg kedua play-off 16 besar Liga Champions, Bodo/Glimt mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-2 di San Siro.
Gol yang dicetak Jens Petter Hauge (58') dan Hakon Evjen (72') menjadi kunci kemenangan Bodo/Glimt dalam laga ini.
Bodo/Glimt akhirnya berhak melaju ke 16 besar Liga Champions, usai menumbangkan Inter dengan agregat skor 1-5.
Agregat skor luar biasa yang diciptakan Bodo/Glimt melawan Inter Milan selaku finalis Liga Champions musim lalu.
Kini, Bodo/Glimt tinggal menunggu hasil drawing 16 besar untuk mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi di babak berikutnya.
Jika menengok bagan fase gugur Liga Champions musim ini, ada dua lawan yang berpotensi dihadapi Bodo/Glimt.
Dua calon lawan Bodo/Glimt yang dimaksud ialah Manchester City (Inggris) atau Sporting CP (Portugal).
Entah akan bertemu Manchester City atau Sporting CP, Bodo/Glimt sudah punya bekal yang cukup untuk bisa menciptakan kejutan lain di babak 16 besar mendatang.
Fakta bahwa Bodo/Glimt mampu menahan imbang Tottenham (2-2) dan Borussia Dortmund (2-2) lalu diikuti kemenangan sensasional melawan Manchester City (3-1) dan Atletico Madrid (1-2), benar-benar membuat tim ini layak menyandang predikat sebagai klub underdog ataupun sang pembunuh raksasa.
Kejutan Bodo/Glimt yang Berpeluang Ubah Peta Persaingan di Liga Champions
Kelolosan Bodo/Glimt ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Inter Milan tentu layak diperbincangkan.
Terutama menyoal peluang mereka untuk menciptakan kejutan yang lebih besar di babak-babak berikutnya.
Dengan status tim underdog yang kini disandang Bodo/Glimt, tim ini punya kesempatan besar untuk tampil lebih trengginas di babak utama fase gugur.
Meskipun demikian, kelolosan Bodo/Glimt ke 16 besar juga menyisakan keuntungan tersendiri.
Terutama bagi tim-tim yang berpotensi berada di bracket yang sama dengan Bodo/Glimt.
Di babak 16 besar, antara Sporting CP atau Manchester City jelas menjadi dua tim yang akan merasakan situasi menguntungkan.
Ketimbang bertemu dengan Inter Milan, dua klub beda negara tersebut tentu lebih senang bertemu jika dipertemukan dengan Bodo/Glimt.
Sekalipun ancaman tak terduga berpeluang dihadapi Sporting CP atau Manchester City, potensi kejutan Bodo/Glimt diyakini bakal sudah diredam kedua tim tersebut.
Khususnya lagi Manchester City yang sudah pernah bertemu Bodo/Glimt dan kalah 3-1 di matchday ketujuh fase liga.
Alhasil jika bertemu dengan Bodo/Glimt lagi, Manchester City diyakini sudah lebih dari siap untuk membalaskan dendam kekalahannya di babak 16 besar nanti.
Sementara untuk Sporting CP, peluang untuk bertemu dengan Bodo/Glimt jelas menjadi skenario yang mereka harapkan di 16 besar.
Klub asal Portugal tersebut tentu lebih senang jumpa Bodo/Glimt yang kekuatannya lebih seimbang, ketimbang Inter Milan yang punya rekam jejak lebih baik di Liga Champions.
Disisi lain, bertemu dengan Bodo/Glimt juga akan menghindarkan Sporting CP berjumpa dengan Real Madrid di babak 16 besar.
Alhasil jika memilih antara Inter Milan, Bodo/Glimt atau Real Madrid di 16 besar.
Sporting CP diyakini akan lebih memilih Bodo/Glimt sebagai lawan yang mereka hadapi, mengingat kekuatan dan sejarah klub tersebut yang terasa lebih realistis untuk dihadapi ketimbang Inter Milan maupun Real Madrid.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Penyerang-BodoGlimt-Kasper-Waarts-Hoegh-saat-melawan-Inter-Milan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.