Piala Dunia 2026
Efek Domino Perang Iran vs Amerika Serikat, Piala Dunia 2026 Rawan Kehilangan Peserta
Perang Iran vs Amerika Serikat yang baru-baru ini terjadi rawan menciptakan efek domino bagi penyelenggaraan Piala Dunia.
Ringkasan Berita:
- Situasi konflik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat rawan menciptakan efek domino khususnya bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
- Iran yang menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2026 mendadak mengancam mundur, jika perang yang baru-baru ini digaungkan Amerika Serikat dan Israel tidak dihentikan.
- Lewat pernyataan Ketua Umum PSSI-nya Iran, negara asal Asia ini mengancam akan mundur dari Piala Dunia 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Iran vs Amerika Serikat yang baru-baru ini terjadi rawan menciptakan efek domino bagi dunia sepak bola khususnya terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2026 mendatang.
Gelaran Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada pertengahan tahun ini jelas dipertaruhkan keamanan dan lainnya.
Iran yang menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2026 pun mengancam akan mundur dari turnamen yang rencananya yang akan digelar di tiga negara berbeda tersebut, mulai Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko tersebut.
Ancaman mundurnya Iran disampaikan langsung Mehdi Taj selaku Presiden Federasi Sepak Bola Iran di televisi nasional.
Mehdi Taj mengeluarkan sebuah pernyataan tegas bernada ancaman pasca kejadian konflik serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, Sabtu (28/2/2026) tadi malam.
"Dengan apa yang terjadi saat ini berupa serangan dari Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menantikan Piala Dunia," kata Mehde Taj seperti yang dikutip dari laman Marca, Minggu (1/3/2026)
"Tetapi para petinggi olahragalah yang seharusnya memutuskan hal tersebut," tukasnya menambahkan.
Baca juga: Presiden FIFA Singgung Kerusuhan di Meksiko, Infantino Pede Piala Dunia 2026 Lancar
Ancaman Iran untuk mundur sebagai peserta Piala Dunia 2026 terasa wajar, mengingat hubungan mereka dengan Amerika Serikat selaku salah satu tuan rumah turnamen telah memanas sejak lama.
Situasi kian rumit karena dua negara tersebut saling melancarkan serangan akhir-akhir ini.
Disisi lain, Iran juga telah dijadwalkan akan memainkan seluruh laga babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Mulai dari laga melawan Selandia Baru (15/6) di Los Angeles, dilanjutkan menghadapi Belgia (21/6) di kota yang sama dan terakhir pada tanggal 26 Juni melawan Mesir di Seatlle.
Kondisi tersebut tentu kian menambah alasan kuat Iran untuk mengundurkan diri dari ajang Piala Dunia edisi kali ini.
Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari FIFA menyoal ancaman yang dilayangkan Iran.
Lebih lanjut, perang yang baru-baru ini melibatkan Iran, Amerika Serikat hingga Israel, sudah menimbulkan efek domino.