Copa Del Rey
Hikmah di Balik Gagalnya Barcelona ke Final Copa del Rey, Mentalitas Blaugrana Kembali
Komentar Hansi Flick dan Raphinha setelah kemenangan 3-0 Barcelona atas Atletico Madrid, tapi gagal ke final Copa del Rey (agg: 4-3), Rabu (4/3/2026).
Ringkasan Berita:
- Komentar Hansi Flick dan Raphinha setelah kemenangan 3-0 Barcelona atas Atletico Madrid, tapi gagal ke final Copa del Rey (agg: 4-3), Rabu (4/3/2026).
- Raphinha dan Hansi Flick kompak menilai Barcelona tampil jauh lebih baik daripada leg pertama.
- Pujian untuk Cubarsi, Bernal, dan Gerard yang menunjukkan mentalitas luar biasa.
TRIBUNNEWS.COM - Barcelona memetik hasil yang jauh lebih penting daripada kelolosan ke final Copa del Rey.
Pada Rabu (4/3) dari Camp Nou, Barcelona berhasil mengatasi Atletico Madrid dengan skor 3-0 dari leg kedua.
Tapi sayang, tiga gol yang dihasilkan Marc Bernal dan kolega gagal membawa Barcelona ke final karena kalah agregat 4-3 dari Atletico Madrid yang memenangkan empat gol tanpa balas di leg pertama.
Meskipun gagal melangkah ke final, skuat Barcelona telah menunjukkan sebuah karakter dalam pertandingan ini.
Kerja keras, usaha, dan keyakinan, namun hanya terpaut atu gol untuk menyamakan agregat.
Sepanjang waktu pertandingan tensi tinggi telah diupayakan sejak menit pertama. Ritme dijaga, penguasaan bola dalam kendali, dan peluang demi peluang dihasilkan. Barcelona begitu dominan.
Laga yang mengingatkan pada comeback sensanional Barcelona atas PSG di Liga Champions beberapa tahun lalu.
Bedanya, Barcelona sukses membalikkan keadaan dan melaju ke babak selanjutnya.
"Saya bangga dengan tim ini," ungkap penyerang Barcelona, Raphinha kepada Movistar, dilansir Barca Blaugrana.
"Kami memberikan segalanya sejak awal. Kami pantas mendapatkannya di laga ini. Kami sudah memberikan yang terbaik, dan bangkit dari ketertinggalan 4-0 bukanlah hal yang mudah," sambungnya.
Namun tak ada yang perlu disesal, Raphinha menilai ini adalah suatu pembuktian yang harus mereka jaga sampai akhir musim.
Baca juga: Hadiah Barcelona di Copa del Rey 2025/2026: Blaugrana Lebih Cuan dari Real Madrid
"Jika kita terus bermain seperti hari ini, kita akan mengakhiri musim dengan spektakuler," tambahnya.
Begitu juga dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick yang bangga dengan kerja keras anak asuhnya.
Apa yang mereka berikan di lapangan dalam pertandingan ini sudah membuat mata banyak orang takjub.
Apalagi pemain muda Blaugrana, Pau Cubarsi, Marc Bernal, dan Gerard bermain dengan mentalitas yang kuat dan kukuh menghadapi pemain Atletico Madrid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hansi-flick-kosta-rika-vs-jerman.jpg)