Liga Italia
Milan vs Inter, Harapan Terakhir Rossoneri Merebut Scudetto dari Nerazzurri
Kesempatan AC Milan meraih Scudetto Liga Italia musim ini memasuki fase akhir, wajib menang dalam derbi Della Madonnina melawan Inter, senin (9/3).
Derbi terakhir pada November lalu, Mike Maignan keluar sebagai pahlawan Rossoneri. Ia melakukan enam penyelamatan, termasuk dengan menepis penalti Calhanoglu.
Kiper asal Prancis itu telah kebobolan 20 gol dari 29,2 expected goals on target (xGOT) musim ini, jumlah paling sedikit kedua bersama Como setelah Roma. Sementara Inter kebobolan 21 gol.
Dengan xGOT di atas, Maignan tercatat sebagai kiper yang melakukan save terbanyak di Liga Italia.
Ia akan menghadapi Inter, tim asuhan Chivu yang paling produktif di Liga Italia (64 gol), dan juga tim yang paling sering melepaskan tembakan ke gawang lawan.
Pada derbi pertama musim ini, Inter melapaskan 20 tembakan, jumlah terbanyak yang pernah mereka lakukan tanpa mencetak gol sejak musim 2004/2005.
Tanpa Lautaro Martinez, pencetak gol terbanyak Inter musim ini dengan kolksi 14 gol yang absen karena cedera betis, jumlah tersebut bisa menurun pada derbi nanti.
Menghentikan Dimarco
Pencetak gol terbanyak Inter, lautaro Martinez boleh absen, tetapi Chivu masih memiliki Federico Dimarco. Pemain yang mencetak peluang terbanyak untuk Inter.
Dimarco terlibat dalam 20 gol di Liga Italia musim ini, 14 di antaranya adalah assist.
Jumlah tersebut dua kali lebih banyak daripada pemain lainnya.
Satu-satunya bek yang mencatatkan keterlibatan gol sebanyak itu dalam satu musim Liga Italia sejak menjadi 20 tim (tahun 2004) adalah mantan pemain Milan, Massimo Oddo.
Pada musim 2005/2006, menghasilkan 20 keterlibatan gol, 7 gol dan 13 assist saat bermain untuk Lazio.
Musim ini, Dimarco telah menciptakan setidaknya 19 peluang lebih banyak dari pemain Liga Italia lainnya. Jumlahnya mencapai 74 peluang, 28 di antaranya adalah peluang besar yang dapat dikonversikan menjadi gol.
Lagi-lagi, jumlahnya dua kali lipat dari pemain lainnya. Bahkan enam kali lebih banyak daripada pemain lain dari lima liga top Eropa.
Pemain berusia 28 tahun itu tak terbendung dalam enam pertandingan terakhir Inter sebelum derbi Della Madonnina.
Oleh sebab itu, Allegri harus mencari cara untuk mengehentikan Dimarco yang mempunya pengaruh besar dari sisi kiri Inter.
Milan melakukan itu pada leg pertama lalu, di mana Dimarco hanya berhasil menciptakan satu peluang. Jika cara ini berhasil akan menambah besar peluang Milan memenangkan pertandingan.
(Tribunnews.com/Sina)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/AC-Milan-Christian-Pulisic.jpg)