Liga Italia
AC Milan vs Inter Milan - Semoga Derby della Madonnina Membosankan!
Giampaolo Pazzini berharap Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan berjalan membosankan karena perhitungan taktik untuk Scudetto.
Ringkasan Berita:
- Harapan unik terlontar dari mulut mantan pemain AC Milan dan Inter Milan Giampaolo Pazzini
- Giampaolo Pazzini menginginkan Derby della Madonnina berlangsung lambat dan membosankan
- Inter Milan dan AC Milan merupakan favorit untuk perebutan Scudetto Liga Italia 2025/2026
TRIBUNNEWS.COM - "Semoga Derby-nya membosankan", merupakan harapan dari mantan pemain AC Milan dan Inter Milan, Giampaolo Pazzini.
Giornata 28 Liga Italia 2025/2026 sajikan grande partita antara AC Milan vs Inter Milan yang akan berlangsung di Stadion San Siro, Senin (9/3) pukul 02.45 WIB.
Kedua tim sama-sama berambisi meraih kemenangan, mengingat sepasang klub Kota Mode tersebut menjadi favorit Scudetto 2025/2026.
Inter Milan sebagai Capolista alias pemuncak klasemen sementara, membukukan 67 poin. Nerazzurri, julukan Inter, unggul 10 angka atas Rossoneri, julukan Milan, di peringkat kedua.
Beberapa sisi dapat dibahas menjelang pertandingan. Termasuk prediksi dan komentar yang disampaikan oleh para mantan pemainnya.
Satu di antaranya datang dari Giampaolo Pazzini. Baginya, AC Milan dan Inter Milan bukan klub baru, sebab dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional, sepasang klub kota Mode itu pernah dia perkuat.
Sehingga dia mengenal betul bagaimana atmosfer Derby della Madonnina, entah itu dari sudut pandang pemain Inter, atau sebaliknya.
Dalam kacamata mantan striker timnas Italia ini, sebuah derbi lazimnya berlangsung dalam tempo cepat dan tensi tinggi.
Tetapi harapan berbda disampaikan mantan pemain Fiorentina tersebut.
"Derby selalu luar biasa, tetapi saya tidak mengharapkan pertandingan yang spektakuler," buka Giampaolo Pazzini kepada Corriere dello Sera.
Mengapa Ingin Derby yang Bosan?
Bukannya tanpa alasan mengapa Pazzini ingin melihat Derby della Madonnina yang berlangsung dalam ritme lambat. Sebab dengan demikian, taktik dan taktis permainan akan nampak.
Apalagi kedua tim merupakan favorit Scudetto 2025/2026, berkaca dari posisi Inter Milan dan AC Milan di peringkat 1-2 klasemen.
"Kedua tim akan berhati-hati, mungkin mereka akan mengambil risiko di babak kedua karena keduanya ingin menang. Secara umum, saya mengharapkan derby yang taktis.”
Baca juga: Prediksi Skor AC Milan vs Inter Milan: Derby della Madonnina Panas, Rossoneri Wajib Menang
Jagokan Inter Milan
Meski pernah membela AC Milan, Pazzini memilih menjagokan Inter sebagai Scudetto musim ini.
Alasannya jelas, dengan kemenangan pada Derby della Madonnina, keunggulan 13 poin semakin memudahkan Inter meraih Scudetto.
Bahkan dalam sudut pandang Pazzini, tinggal menunggu waktu saja Nerazzurri memastikan gelar juara Serie A 2025/2026.
"Ya, tidak ada gunanya bertele-tele. Keunggulan 13 poin akan sangat menentukan. Bahkan 10 poin pun masih banyak karena Inter hanya akan memiliki Coppa Italia. Memenangkan derbi akan memberi Milan semangat, dan mereka ingin mencoba. Namun, saya melihat Inter sebagai favorit kuat," terang pria berusia 41 tahun.
Lebih lanjut, gelar juara Liga Italia bisa menjadi jawaban atas pandangan skeptis beberapa kalangan kepada pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. Sebab, jika dibandingkan dengan Massimiliano Allegri, Chivu masih 'anak kemarin sore' di karier manajerial.
"Chivu juga melakukan sesuatu yang penting. Ada banyak skeptisisme seputar dirinya, tetapi dia telah membawa energi dan semangat kembali ke tim yang sangat terpuruk tahun lalu," paparnya.
Layak dinantikan bagaimana tensi laga Derby della Madonnina dini hari nanti. Inter Milan tidak dalam kondisi full tim menyusul cedera Lautaro Martinez.
Sementara AC Milan bisa memainkan bareng Rafael Leao dan Christian Pulisic sebagai tombak kembar di lini serang.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/AC-Milan-Rafael-Leao-Inter-Milan-Davide-Frattesi.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.