Piala Dunia 2026
Usulan Nekat Pelatih Irak Soal Kekacauan Babak Playoff Piala Dunia 2026
Pelatih Irak mengusulkan agar playoff Piala Dunia negaranya ditunda hingga h-7 kickoff Piala Dunia dan digelar di Amerika Serikat sekalian.
Ringkasan Berita:
- Irak kesulitan mengikuti babak playoff Piala Dunia 2026 akibat situasi tak menentu di Timur Tengah.
- Hal itu membuat pelatih Graham Arnold mengusulkan hal baru kepada FIFA.
- Ia meminta FIFA menunda pertandingan playoff Irak melawan pemenang antara Suriname atau Bolivia hingga h-7 kickoff Piala Dunia 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Situasi yang tak kunjung kondusif di Timur Tengah mengancam kepentingan Irak yang memerlukan jalan ekstra menuju Piala Dunia 2026.
Irak harus menjalani laga playoff melawan pemenang antara Suriname atau Bolivia untuk mendapatkan tiket terakhir.
Rencananya, pertandingan itu akan digelar pada 31 Maret di Monterrey, Meksiko.
Masalahnya, Irak tak bisa leluasa menuju Meksiko di tengah situasi genting saat ini.
Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran memberikan dampak juga ke negara tersebut.
Irak terkena serangan dari Iran lantaran memiliki pangkalan militer Amerika Serikat.
Baca juga: Skenario Penundaan Paksa Piala Dunia 2026, Perang Iran Vs AS-Israel Ancam Piala Dunia 2026 Batal?
Selain itu, pemerintah setempat juga memutuskan menutup wilayah udaranya hingga 1 April mendatang.
Dengan adanya penutupan tersebut, para pemain tak bisa terbang menuju Meksiko, tempat babak playoff digelar.
Perlu diketahui, Irak saat ini beranggotakan para pemain dan staf yang semuanya berkecimpung di kompetisi dalam negeri.
Alhasil, mereka sama sekali tak bisa mengirimkan wakil untuk setidaknya memberikan kepastian soal laga itu.
Kesulitan yang dihadapi Irak membuat sang pelatih, Graham Arnold, memberikan usulan.
Graham Arnold mengusulkan perubahan jadwal kickoff dan venue pertandingan playoff tersebut digelar.
Ia mengusulkan pertandingan antara Irak dan pemenang antara Suriname atau Bolivia berhadapan pada 7 hari menjelang kick-off Piala Dunia 2026 digelar.
Selain itu, pria yang pernah menjadi pelatih Australia ini juga mengusulkan venue pertandingan sekalian digelar di Amerika Serikat saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Graham-Arnold-Irak-1410.jpg)