Liga 1
Kata Mauricio Souza Soal Banyaknya Pemain Persija yang Dipanggil ke Timnas Indonesia
Tercatat sebanyak 17 pemain Macan Kemayoran mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia di berbagai level usia.
Mauricio Souza Bangga Banyak Pemain Persija yang Dipanggil ke Timnas Indonesia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta menjadi klub yang paling banyak menyumbangkan pemain ke Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Tercatat sebanyak 17 pemain Macan Kemayoran mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia, mulai dari level senior, U-20 hingga U-17.
Untuk Timnas Indonesia senior yang tengah dipersiapkan menghadapi FIFA Series pada 27 dan 30 Maret mendatang, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman memanggil enam pemain Persija.
Baca juga: Cerita di Balik Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, Sumardji: Keinginan John Herdman
Keenam pemain tersebut adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Witan Sulaeman, Dony Tri Pamungkas, Mauro Zijlstra, dan Fajar Fathurrahman.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyambut positif pemanggilan para pemainnya ke skuad Garuda.
Ia menilai kesempatan membela tim nasional merupakan kebanggaan besar bagi setiap pesepak bola.
“Saya berharap mereka berada dalam kondisi yang baik ketika mengikuti pemusatan latihan. Menurut saya ini adalah penghargaan besar bagi para pemain,” ujar Mauricio Souza di JIS, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2026).
“Bermain untuk tim nasional adalah mimpi setiap pesepak bola untuk bisa membela negaranya. Semoga mereka bisa meraih kesuksesan bersama Timnas Indonesia,” sambungnya.
Sementara itu, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, sebelumnya menilai banyaknya pemain Persija yang dipanggil ke Timnas Indonesia merupakan hasil dari proses pembinaan dan rekrutmen pemain yang berjalan dengan baik.
“Ada dua hal yang ingin saya sampaikan. Pertama tentu karena proses rekrutmen pemain berjalan dengan baik, terutama pada putaran kedua. Ketika para pemain tersebut dipantau oleh tim pelatih Timnas, mereka kemudian terpilih. Itu bagian dari proses dan juga jalan Tuhan,” ujar Prapanca di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Prapanca menegaskan bahwa Persija tidak hanya mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga terus membangun fondasi klub melalui pembinaan pemain usia muda.
Menurutnya, penguatan sekolah sepak bola (SSB) dan akademi menjadi kunci penting agar Persija dapat terus melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
“Untuk menjaga prestasi, kami harus membangun fundamentalnya melalui SSB dan akademi. Alhamdulillah sampai hari ini banyak pemain dari akademi yang terus dipanggil ke Timnas. Artinya proses pembinaan berjalan dengan baik,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PELATIH-PERSIJA-MAURICIO-SOUZA-Pelatih-Persija-Jakarta-Mauricio-Souza.jpg)