FIFA Series 2026
Nostalgia Aleksandar Dimitrov di Indonesia: Eks-Persija yang Latih Bulgaria: Soroti Naturalisasi
Kembali ke Indonesia setelah sekian lama, Dimitrov menyoroti transformasi besar yang terjadi di tubuh Timnas Indonesia.
Nostalgia Aleksandar Dimitrov di Indonesia: Eks-Persija yang Kini Latih Bulgaria: Soroti Naturalisasi
Alfarizy Ajie Fadhilah/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aroma nostalgia menyelimuti gelaran FIFA Series 2026 di Jakarta. Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, merasa seperti "pulang ke rumah" saat kembali menginjakkan kaki di Indonesia.
Bagi publik sepak bola tanah air, nama Aleksandar Dimitrov bukanlah sosok asing.
Sebelum menukangi tim berjuluk The Lions, Dimitrov memiliki rekam jejak panjang di Liga Indonesia, baik sebagai pemain maupun pelatih.
Baca juga: Jelang Laga Timnas Indonesia Kontra St. Kitts & Nevis, John Herdman Singgung Kinerja Shin Tae-yong
Ia tercatat pernah berseragam Persija Jakarta dan kemudian menjadi asisten pelatih dari juru taktik legendaris, Ivan Kolev.
"Pertama-tama, saya ingin katakan ini adalah masa yang sangat indah bagi saya. Saya punya kenangan yang sangat mendalam. Di sinilah saya mengakhiri karier sebagai pemain dan memulai karier kepelatihan saya," ujar Dimitrov dalam sesi konferensi pers, Kamis (26/3/2026).
Kembali ke Indonesia setelah sekian lama, Dimitrov menyoroti transformasi besar yang terjadi di tubuh Timnas Indonesia.
Satu hal yang paling mencuri perhatiannya adalah kebijakan naturalisasi yang sangat masif.
Menurutnya, pemandangan ini sangat kontras dengan era saat ia masih mendampingi Ivan Kolev di bangku cadangan skuad Garuda.
"Perbedaan terbesar yang saya lihat sekarang adalah banyaknya pemain naturalisasi. Banyak pemain yang lahir di luar negeri, memiliki paspor Indonesia, dan membela tim nasional Anda," tuturnya.
Meski mengapresiasi perkembangan zaman, Dimitrov memberikan pujian setinggi langit untuk talenta lokal Indonesia di masa lalu.
Ia menilai, meski tanpa pemain keturunan, skuad Indonesia era dulu adalah salah satu yang paling mengerikan di Asia.
"Dulu, kami hanya mengandalkan pemain dari liga lokal. Dan saya berani katakan, saat itu Indonesia memiliki salah satu tim terkuat sepanjang sejarahnya. Saya tidak perlu sebutkan satu per satu pemain hebat yang dulu bermain bersama saya di Persija maupun saat saya jadi asisten pelatih," kenang pelatih berusia 49 tahun itu.
Tak hanya soal komposisi pemain, Dimitrov juga mengaku terkejut melihat struktur organisasi Timnas Indonesia saat ini yang jauh lebih profesional dan besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pelatih-Bulgaria-Aleksandar-Dimitrov-dan-pemain-Bulgaria-Dimitar-Mitov.jpg)