Timnas Indonesia
Perjalanan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Singkat tapi Berarti Besar
Timnas Indonesia mengoleksi satu kemenangan dan kekalahan saat tampil di FIFA Series yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Mulai dari kiper, bek, tengah, dan depan akan selalu mendapatkan evaluasi.
Di tengah misi membangun timnas dengan pendekatan baru, Herdman sekalian ingin memberikan identitas.
Ia tak ingin timnya hanya jago dalam bertahan saja.
Pelatih asal Inggris ini juga ingin timnya piawai mengendalikan tempo dan bola dari pemain lawan.
Untuk saat ini, para pemain masih dalam proses perkenalan.
Mengendalikan tempo dan ball possession membutuhkan lini tengah yang kuat.
Barangkali Herdman sedang mengutak-atik komposisi yang tepat untuk menerapkan itu.
Sayangnya ladang uji bagi sang pelatih belum terlalu banyak.
Jendela FIFA Matchday memang biasanya hanya menyediakan dua pertandingan saja.
Bedanya, keikutsertaan timnas di FIFA Series bisa menjadi lebih berarti lantaran lawan yang dihadapi jelas lebih baik.
Kesempatan menghadapi tim seperti Bulgaria tak akan datang begitu saja.
Herdman menggunakan itu untuk menguji kedalam skuadnya.
Nyatanya, lini belakang menjadi opsi yang paling melimpah saat ini.
Berbeda dari sektor tengah dan depan yang masih memerlukan cukup banyak polesan dari sang pelatih.
Setidaknya, Indonesia mampu menunjukkan mampu berbicara lantang dengan skuad yang belum full team.
Untuk saat ini juga, mimpi mencetak sejarah untuk mengalahkan tim asal Eropa harus ditunda terlebih dahulu.
Namun bukan tak mungkin Indonesia bisa mencapai hal tersebut dalam beberapa waktu mendatang.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Indonesia-Kalah-dari-Bulgaria-Pada-Final-FIFA-Series-2026_20260331_002130.jpg)